ASN Diminta Waspada Terhadap Ancaman Cyber Crime

MEDAN, KabarMedan.com  | Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Medan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemajuan teknologi.

Selain memberikan dampak pembangunan yang positif terhadap sistem jaringan pemerintah, kemajuan teknologi juga bisa menjadi media/ ruang bagi oknum-oknum untuk merusak sistem jaringan yang ada di lingkungan pemerintah.

ASN diminta agar dapat menyikapi perkembangan teknologi digital di era globalisasi saat ini secara bijak, dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan teknologi. Hal tersebut penting untuk mencegah timbulnya kejahatan cyber yang bisa menyerang sistem-sistem yang ada pada jaringan pemerintah.

BACA JUGA

Demikian dikatakan Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan, Musaddad pada acara Seminar Persandian “Peran Persandian Dalam Mendukung Keamanan Cyber” di Hotel Grand Kanaya Medan, Rabu (1/11/2017).

Ia mengatakan, seminar ini bernilai penting bagi tatanan sistem pemerintahan di Kota Medan. Untuk itu, dirinya meminta kepada ASN agar mengikuti Seminar ini dengan baik agar nanti di dalam penerapannya, ASN mampu membantu pemda mengantisipasi kebocoran informasi yang ada di Instansinya masing-masing.

“Memang dalam UU No 14/2008 tentang KIP, Pemko Medan selaku Badan Publik memiliki tanggung jawab untuk menyebarkan informasi publik, namun pada klasifikasinya, kita juga punya informasi yang bersifat rahasia yang tidak bisa dibebaskan aksesnya secara terbuka kepada pihak lain, sehingga ASN juga wajib bertanggung jawab melindunginya dari kebocoran data,” ujarnya.

Dirinya berharap, Bidang Persandian Dinas Kominfo Kota Medan mampu bertindak proaktif melakukan proteksi terhadap seluruh sistem jaringan Pemko Medan yang bersifat rahasia, agar tidak mudah ditembus oleh oknum-oknum Cyber Crime yang ada saat ini. Terlebih saat ini Pemko Medan sedang banyak membangun sistem kerja yang berbasis elektronik digital sehingga perlu dilakukan perlindungan melalui jaringan keamanan digital.

Narasumber Aswin Hadi Nasution, S.ST, MT mengungkapkan, setiap informasi pada prinsipnya bernilai penting. Perkembangan teknologi digital memungkinkan semua informasi dapat terjangkau secara luas. Menindaklanjuti kondisi tersebut, perlu dilakukan pengamanan yang kuat terhadap sistem yang ada.

“Dalam dunia digital yang ada saat ini, apakah bisa dipastikan data tersebut valid? Setiap ASN harus memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan data pada setiap sistem jaringan yang ada di organisasi tetap valid dan terjaga keamanan, untuk itu melalui Persandian yang dipelajari saat ini bisa menjadi solusi keamanan Cyber bagi Organisasi Pemerintah Daerah,” jelas Aswin.

Panitia Pelaksana, Kabid Persandian Dinas Kominfo Kota Medan, Topan O P Ginting mengatakan Seminar Persandian ini diikuti oleh 200 ASN yang terdiri dari Pejabat PPID dan juga staf pengelola Informasi Teknologi pada OPD Pemko Medan.

“Seminar yang melibatkan Aswin Hadi Nasution dan M. Rizki Sa’ban dari Badan Siber dan Sandi Negara sebagai narasumber utama, dimaksudkan untuk memberi pemahaman kepada ASN teknik pengamanan sistem jaringan di lingkup Pemko Medan, serta mampu mawas diri dengan menerapkannya pada sistem pengamanan informasi teknologi di instansi kerjanya,” ujar Topan. [KM-03]

Komentar Kamu

LEAVE A REPLY