Bank Sumut Beri CSR Perobatan Bagi Penderita Bibir Sumbing

MEDAN, KabarMedan.com | Dewi Rani dan suaminya Arun tak pernah menyangka jika anak lelaki pertama mereka, Tanish yang masih berusia 1 tahun menderita bibir sumbing. Pekerjaan Arun yang hanya seorang kuli bangunan membuat keinginan mereka untuk mengoperasi anaknya seperti hanya mimpi.

Arun memang belum pernah bertanya berapa besarnya biaya operasi bibir sumbing, hingga ia mengetahui dari seorang teman tentang adanya bantuan CSR dari Bank Sumut untuk operasi bibir sumbing.

Menyambut HUT ke-56, Bank Sumut bekerjasama dengan organisasi Smile Train dan Rumah Sakit accuplast menggelar kegiatan sosial berupa bantuan operasi bibir sumbing bagi 5 anak- anak dari keluarga yang tidak mampu, Jumat 27 Oktober 2017.

BACA JUGA

Bertempat di Rumah Sakit Accuplast, Jalan Sei Bahbolon, Medan, acara itu dihadiri Direktur Operasional Bank Sumut, Didi Duharsa, Pemimpin Unit CSR Bank Sumut, Abdul Hamid, dokter sekaligus mewakili Rumah Sakit Accuplast, Dr Febriantono Edi Putranto.

Direktur Operasional Bank Sumut, Didi Duharsa mengatakan, pemberian CSR ini merupakan bentuk kepedulian Bank Sumut kepada orang tua yang anaknya menderita bibir sumbing,

Didi berpesan, para orang tua si anak agar tetap semangat dan selalu memberikan curahan kasih sayang. Hal ini dilakukan agar si anak tidak merasa rendah diri dalam masyarakat meskipun pernah menderita bibir sumbing.

Dr.Febriantono edi putranto dokter yang mewakili Rumah Sakit Accuplast mengatakan, kegiatan yang diinisiasi Bank Sumut bekerja sama dengan Smile Train dan Rumah Sakit Accuplast diselenggarakan dalam rangka membantu keluarga yang tidak mampu, yang anaknya menderita bibir sumbing namun tidak memiliki biaya untuk operasi.

“Taksiran biaya operasi bibir sumbing saat ini bisa mencapai kisaran Rp 7 juta hingga Rp15 juta, tergantung berat atau tidaknya pengoperasian berdasarkan kondisi pasien,” katanya.

Dr Febri menjelaskan, setelah operasi dibutuhkan waktu minimal 1 minggu bagi pasien untuk proses pemulihan, hingga nantinya pasien dapat berbicara layaknya orang normal lainnya.

“Target operasi dari program CSR Bank Sumut kali ini difokuskan bagi anak-anak, karena saat masih anak- anak lebih mudah dan memungkinkan melakukan operasi melihat dari kondisinya,” ungkapnya.

Ketua TIM CSR Bank Sumut, Abdul Hamid mengatakan pemberian CSR ini merupakan bagian dari pilar ekonomi untuk membantu meringankan beban orang tua dalam perobatan bibir sumbing.”Total dana CSR yang disalurkan sebesar Rp.31.950.000,” ucapnya.

Pada kesempatan lain, Bank Sumut juga menyerahkan bantuan CSR kepada Pesantren Jabal Noor, di Jalan Sei Mencirim, Sunggal. Bantuan CSR yang diserahkan berupa alat alat sarana dan prasarana laboratorium komputer dengan total dana CSR yang diserahkan sebesar Rp.97.432.000

Selain menyerahkan bantuan CSR, Bank Sumut juga mengkampanyekan kegiatan literasi keuangan dan ajakan menabung bagi ratusan pelajar pesantren Jabal Noor. Melalui sosialisasi tabungan simpanan pelajar (SIMPEL) Bank Sumut mengajak anak anak pesantren untuk berlatih hidup hemat dan menabung sebagai bekal persiapan bagi masa depannya. [KM-03]

 

Komentar Kamu

LEAVE A REPLY