Bank Sumut Borong Tiga Trophy TOP BUMD 2017

Direktur Utama Bank Sumut - Edie Rizliyanto (kanan), dan Komisaris Utama Independen Bank Sumut - Rizal Fahlevi Hasibuan (kiri), berfoto bersama saat event penganugerahan TOP BUMD 2017 di Balai Kartini, Jakarta.

JAKARTA, KabarMedan.com | Tiga trophy berhasil dibawa pulang Bank Sumut dari event TOP BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Award 2017 yang diselenggarakan di Rafflesia Grand Ballroom Balai Kartini, Jakarta, Rabu (24/5/2017).

Dua dari tiga trophy tersebut diberikan kepada Bank Sumut untuk kategori TOP BPD BUKU II 2017 dan kepada Direktur Utama Bank Sumut Edie Rizliyanto, untuk kategori TOP CEO BPD 2017 berbasis prestasi dan kinerja.

Sementara atas keberhasilan Bank Sumut itu pula, satu trophy lagi kategori TOP Pembina BUMD 2017, dianugerahkan kepada Gubernur Sumatera Utara, yang merupakan Pemegang Saham Pengendali sekaligus pembina Bank Sumut.

BACA JUGA

Direktur Utama Bank Sumut Edie Rizliyanto, yang hadir langsung menerima penghargaan tersebut mengatakan, prestasi yang diraih Bank Sumut tersebut tak terlepas dari pencapaian kinerja dari para pegawai Bank Sumut sehingga Bank Sumut dinilai mampu memberi nilai tambah bagi pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya di Sumatera Utara.

“Kita sangat bersyukur atas raihan prestasi ini. Semoga penghargaan ini dapat memberikan motivasi kepada seluruh insan Bank Sumut untuk terus meningkatkan kinerja, daya saing, pelayanan, dan kontribusi demi mewujudkan Bank Sumut Terbaik tak hanya di daerah tetapi juga dapat berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Indonesia,” kata Edie, Minggu (28/5/2017).

Selain itu, tambah Edie, prestasi Bank Sumut ini juga tidak terlepas dari dukungan dan peranan seluruh pemegang saham Bank Sumut, baik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, juga seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Utara.

TOP BUMD tahun 2017 diikuti oleh 140 BUMD finalis yang masuk kedalam 200 BUMD terbaik menurut tim penilai dan dewan juri TOP BUMD 2017. Naik dua kali lipat dari tahun lalu yang hanya diikuti oleh 70 BUMD finalis.

“Jumlah BUMD yang mengikuti seluruh tahapan penilaian secara lengkap sebanyak 80 BUMD, atau meningkat sebanyak 50% dibandingkan TOP BUMD 2016. BUMD-BUMD finalis ini adalah BUMD yang sudah diseleksi di tahap awal dari lebih 2.000-an BUMD di seluruh Indonesia,” ungkap Ketua Pelaksana TOP BUMD 2017, M. Lutfi Handayani.

Sementara Ketua Dewan Juri, Laode M. Kamaluddin mengatakan, fokus penilaian yang dilakukan oleh dewan juri terdiri dari dua aspek. Yang pertama achievement atau prestasi dan yang kedua improvement atau peningkatan yang telah dilakukan oleh BUMD dalam satu sampai dua tahun terakhir. Penilaian dilakukan dengan menggunakan metode survey, seleksi awal, pengisian kuesioner, dan wawancara penjurian.

Selanjutnya Laode juga menjelaskan, bahwa penghargaan TOP BUMD 2017 kali ini terbagi menjadi beberapa kategori sesuai dengan bidang usaha yaitu kategori TOP BPD (Bank Pembangunan Daerah), TOP BPR (Bank Perkreditan Rakyat), TOP Asuransi dan Jamkrida, TOP PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum), TOP Perusahaan Daerah Pasar, TOP Aneka Usaha, TOP BUMD Best Overall.

Kemudian, TOP CEO BUMD yang dibagi lagi menjadi dua kategori yaitu TOP CEO yang dinilai berhasil meningkatkan prestasi dan kinerja BUMD yang dipimpinnya, dan TOP CEO yang dinilai berbasis karakter dan soft competency yang penilaiannya menggunakan metode handwriting analysis, serta TOP Pembina BUMD 2017 yang diberikan kepada para kepala daerah yang BUMD-nya mendapat penghargaan dalam kegiatan TOP BUMD 2017 ini. Untuk kategori terakhir, dewan juri menilai bahwa keberhasilan BUMD tentu tidak terlepas dari dukungan dan peranan dari kepala daerahnya.

TOP BUMD Award 2017 diselenggarakan setiap tahunnya oleh Majalah Business News Indonesia bekerja sama dengan Asia Business Research Center serta beberapa lembaga tim penilai. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada BUMD-BUMD terbaik Indonesia yang dinilai berhasil meningkatkan kinerja keuangan, bisnis, dan pelayanan konsumen dua tahun terakhir, serta berkontribusi terhadap pengembangan bisnis, ekonomi, dan investasi di daerahnya, juga turut berperan dalam menggerakkan perekonomian di Indonesia. [KM-01]

Komentar Kamu

LEAVE A REPLY