Bank Sumut Bukukan Pertumbuhan Kinerja Positif di Tahun 2016

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, selaku Pemegang Saham Pengendali, memberikan sambutan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa Bank Sumut Tahun Buku 2016, Sabtu (3/6/2017).

MEDAN, KabarMedan.com | Ditengah ketidakpastian kondisi ekonomi global tahun 2016, PT Bank Sumut masih mampu menunjukkan perbaikan kinerja dan pertumbuhan yang signifikan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan Bank Sumut tahun buku 2016 (audited), laba bersih Bank Sumut tercatat sebesar Rp584,5 miliar, atau mengalami pertumbuhan sebesar 25,7%.

“Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh pendapatan bunga dan pendapatan syariah yang meningkat sebesar 10,01% sebagai dampak dari penyaluran kredit dan pembiayaan syariah,” kata Direktur Utama Bank Sumut, Edie Rizliyanto, di sela Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB), yang digelar di Gedung Bank Sumut, Jl Imam Bonjol No 18 Medan, Sabtu (2/6/2017).

BACA JUGA

Edie memaparkan, jika dilihat dari segi aset Bank Sumut pada tahun 2016 meningkat sebesar 8,45% dari semula Rp24,130 miliar pada tahun 2015, menjadi Rp26,170 miliar.

Peningkatan aset terutama didorong oleh kenaikan kredit serta Dana Pihak Ketiga (DPK), dimana DPK tercatat sebesar Rp20,804 miliar atau tumbuh 6,94% dari tahun sebelumnya.

“Sementara dari sisi penyaluran kredit, tahun 2016 di segmen konvensional mencapai Rp17,189 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 4,99% dibandingkan tahun 2015. Rasio-rasio keuangan juga menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik,” tambahnya.

Return on Asset (ROA) tahun 2016 mencapai 2,74% dari sebelumnya 2,31%. Sementara, Return on Equity (ROE) tahun 2016 mencapai 24,84% dari sebelumnya 23,90%.

Net Interest Margin (NIM) meningkat dari sebelumnya sebesar 7,26% menjadi 7,89% di tahun 2016, dan terjadi efisiensi pada Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) yang menurun dari 82,16% di tahun 2015 menjadi sebesar 79,54% di tahun 2016.

Selain itu, angka kredit macet (Non Performing Loan/NPL), juga menunjukkan perbaikan yakni menurun dari sebelumnya sebesar 5,00% di tahun 2015, menjadi 4,70% di tahun 2016. Sementara pada tahun 2016, Bank Sumut menyalurkan dana CSR sebesar Rp17,05 miliar.

Berdasarkan rencana bisnis yang sudah disusun, dan dalam upaya memberikan hasil yang maksimal, Bank Sumut juga telah mengembangkan beberapa program strategis.

Diantaranya penguatan permodalan untuk menopang kinerja keuangan dan pengembangan bisnis Bank Sumut, serta restrukturisasi IT system sebagai salah satu respon dalam program transformasi BPD yang diinisiasi oleh Pemerintah pusat. [KM-01]

Komentar Kamu

LEAVE A REPLY