Menteri Pariwisata Resmikan Rumah di Deli Serdang

DELISERDANG, KabarMedan.com | Menteri Pariwisata Arief Yahya meresmikan perumahan Pesona Indonesia bagi Pegawai Akademi Pariwista Indonesia (Akpar) Medan, di Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (7/6/2017).

Perumahan yang dibangun di areal seluas 1,4 Ha ini diharapkan dapat menjadi stimulus peningkatan kinerja bagi pegawai juga peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Rumah ini merupakan kebutuhan dasar bagi manusia, makanya dengan adanya perumahan yang disubsidi oleh pemerintah dan dikelola oleh developer dan BTN tentu ini akan menjadi salah satu andalan kita di Sumut,” katanya.

BACA JUGA

Ia mengaku, dengan selesainya pembangunan perumahan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Akpar di daerah lain untuk membangun yang sama. “Jika dulu setiap bulan Ramadan seperti ini ketika saya menjadi Dirut PT Telkom yang saya pikirkan adalah kapan saya bisa memberikan THR bagi karyawan. Makanya ketika menjadi Menteri saya berupaya untuk memberikan kesejahteraan lebih kepada pegawai, saya berupaya apa yang bisa saya berikan untuk mensejahterakan pegawai,” ujarnya.

Menurut Arief, hal pertama yang dipikirkannya adalah bagaimana nasib keluarga pegawai kalau ada yang meninggal dunia, makanya dia memulai dari akhir yakni dengan memberikan asuransi jiwa. “Saya berpikir bahwa kesehatan itu juga penting, makanya harus ada asuransi kesehatan dan terakhir saya melihat bahwa pegawai juga harus memiliki rumah,” terangnya.

Di APBN, katanya, sama sekali tidak ada alokasi anggaran bagi Menteri untuk mensejahterakan pegawainya. Oleh karena itulah, hal yang bisa dilakukan adalah dengan bersatu.

“Untuk masuk secara perseorangan asuransi jiwa dengan pertanggungan Rp200 juta itu tentu mahal, begitu juga asuransi kesehatan. Apalagi dengan gaji pegawai tentu tidak akan mencukupi untuk membeli rumah. Tapi karena kita bersatu kita bisa mendapatkan ini semua, makanya kalau mau sejahtera bersatulah,” jelasnya.

Arief juga mengingatkan kepada PNS agar mau memikirkan masa depan. Jangan setelah dibangun perumahan malah tidak ada yang berminat, tapi ketika nanti sudah dibuka oleh umum barulah ingin memiliki rumah.

“Kita sadari sikap bersaing PNS ini masih minim, karena selama ini sudah merasa tenang, makanya nanti ketika ini dibuka juga untuk umum barulan PNS merasa ingin memiliki dan bersaing, harusnya dapat segera memikirkan masa depannya,” terang Arief.

Dirut Bapertarum-PNS, Heroe Soelistiawan turut menyerahkan secara simbolis bantuan uang muka dan bantuan tabungan perumahan kepada PNS yang telah akad KPR bersubsidi. Bantuan yang diberikan secara cuma-cuma itu maksimal sebesar Rp5,8 juta.

“Dari data ulang PNS oleh BKN di akhir tahun 2015 di Sumut terdapat sebanyak 56.371 PNS yang belum memiliki rumah, dan mayoritas yang belum memiliki rumah adalah PNS golongan III. Mereka inilah yang kita dorong agar segera memiliki rumah,” jelasnya.

Deputi Kelembagaan Kemenpar RI yang juga Plt Direktur Akpar Medan, Prof. Dr. Armansyah mengatakan, lokasi tersebut akan dibangun rumah untuk pegawai Akpar Medan dengan jenis rumah type 30 sebanyak 150 unit.

Selain itu, juga dibangun fasilitas seperti Mushala, sumur bor, pengerasan jalan dengan paving block juga pos penjagaan keamanan. “Kalau untuk kebutuhan Kemenpar itu hanya sekitar 150 unit, saat ini sudah dibangun 50 rumah. Selebihnya, nanti bisa dibangun untuk masyarakat umum,” pungkasnya. [KM-03]

Komentar Kamu

LEAVE A REPLY