Minat Gadai Masyarakat di Pegadaian Meningkat

MEDAN,KabarMedan.com | Minat masyarakat untuk menggadaikan barangnya di Pegadaian Medan meningkat. Dimana, pencapaian omzet bulan Mei 2017 untuk gadai konvensional Rp 2.926.689.330.000, emasku Rp 1.976.558.400, gadai flexi Rp 4.831.850.000, krasida Rp 24.712.200.000, kreasi Rp 44.532.500.000, kresna khusus Rp 4.383.000.000, dan mulia baru Rp 20.920.956.200.

Sedangkan untuk gadai syariah, rahn Rp 1.065.597.250.000, kredit mikro amanah Rp 9.022.100.000, arrum Rp 25.772.280.000, arrum haji Rp 4.000.000.000, emasku Rp 190.870.500, ERR Rp 1.473.270.000, mulia baru Rp 5.220.930.220, dan rahn flexi Rp 43.270.000.

Untuk outstanding loan sampai bulan Mei 2017 untuk gadai konvensional Rp 1.869.709.810.000, kredit mikro emasku Rp 1.876.306.869, gadai flexi Rp 506.700.000, krasida Rp 27.73.793.131, kreasi Rp 93.888.056.241, kresna Rp 41.526.502.906.000,- krista Rp 984.448.828, dan mulia Rp 19.457.050.439,

BACA JUGA

“Untuk gadai syariah rahn Rp 556.838.100.000, amanah Rp 15.932.502.768, arrum Rp 43.032.502.768, arrum haji Rp 4.000.000.000, emasku Rp 165.688.154, ERR Rp 1.473.270.000, mulia baru Rp 4.626.571.083, dan rahn flexi Rp 39.100.000,” kata Humas PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Lintong Parulian Panjaitan, Kamis (15/6/2017).

Outstanding loan (sisa uang pinjaman) sampai bulan April 2016 untuk gadai konvensional Rp 1.693.779.890.000, kredit mikro emasku Rp 778.908.565, flexi Rp 13.200.000 krasida Rp 17.312.686.264, kreasi Rp 86.173.972.574, kresna Rp 39.255.104.066, krista Rp 985.316.580 dan mulia Rp 7.698.544.064.

“Untuk gadai syariah, yaitu rahn Rp 468.823.000.000, amanah Rp 4.891.355.797, arrum Rp 31.983.638.379, emasku Rp 115.986.526 dan mulia Rp 2.539.446.255,” ujarnya.

Mengantisipasi Ramadhan dan Lebaran, Pegadaian Medan mempersiapkan dana sekitar Rp 2,5 Trilliun. Disamping itu, bila permintaan masyarakat cukup tinggi untuk pencairan kredit sesuai yang dibutuhkannya Pegadaian siap memenuhinya.

“Saat ini para pedagang yang membutuhkan modal kerja cukup tinggi guna memenuhi modal usahanya untuk pembelian bahan-bahan pokok persiapan bulan ramadhan, dan lain-lainnya,” jelasnya.

Disetiap cabang maupun unit banyak dipenuhi oleh para nasabah maupun calon nasabah yang datang menggadaikan emas perhiasan, dan menjaminkan bpkbnya maupun pengajuan kredit emas mulia, kredit angsuran fiducia (kreasi) dengan jaminan BPKB, kredit kepemilikan kendaraan, dan arrum haji.

Permintaan modal kerja ini cukup meningkat setiap bulannya dari setiap cabang maupun unit, apabila dilihat dari permintaan modal kerja/modal usaha dari masing-masing cabang ke kantor wilayah.

“Pegadaian sedang gencar-gencarnya di dalam memasarkan kredit emas batangan, arrum haji ke setiap lembaga/instansi pemerintah dan swasta dan ibu-ibu arisan maupun pengajian. Pegadaian saat ini sudah boleh menerima iuran BPJS dari masyarakat, serta untuk pembayaran listrik maupun token, iuran tv kabel, iuran telepon, pulsa, tiket kereta, pengiriman uang (western union), kredit mikro, kredit program kemitraan dan bina lingkungan, kredit amanah untuk kredit kepemilikan kendaraan bermotor,” pungkasnya. [KM-03]

Komentar Kamu

LEAVE A REPLY