Pergi Dinas, Brigadir Geofran Dianiaya

MEDAN, KabarMedan.com | Penganiayaan terhadap anggota Polri kembali terjadi. Kali ini, penganiayaan dialami Brigadir Geofran Ahmad, personel Direktorat Pamobvit Polda Sumut.

Informasi dihimpun, kejadian berawal saat korban hendak berangkat dinas dihentikan oleh dua orang pria di Jalan Veteran , Desa Manunggal, Kabupaten Deliserdang pada Rabu 14 Juni 2017. Oleh kedua pelaku, korban kemudian dibawa ke salah satu gang. Salah seorang pelaku kemudian menelpon seseorang yang diduga merupakan oknum aparat.

“Merasa ada yang tak beres, korban berusaha melarikan diri dengan berjalan kaki. Sementara sepeda motor yang dikendarai ditinggalkan,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Ginting, Kamis (15/6/2017).

BACA JUGA

Dalam upaya melarikan diri dengan berjalan kaki, korban dikejar oleh seseorang yang diduga oknum aparat bersama pelaku lainnya. Seorang pelaku kemudian memukul kepala korban menggunakan kayu.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka Robek di bagian kepala. Saat korban terjatuh para pelaku langsung bersama-sama memukuli korban,” ujarnya.

Rina menjelaskan, korban mengenal para pelaku yang dua diantaranya disebut korban merupakan oknum aparat. “Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya,” jelasnya.

Penganiayaan yang dilakukan diduga berkaitan dengan penangkapan seorang pria diduga teknisi mesin jackpot. Penangkapan dilakukan oleh korban bersama anggota Sabhara Polrestabes Medan Brigadir Yudi pada Minggu 11 Juni 2017.

Saat itu pria diduga teknisi mesin judi jackpot berhasil melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motor yang sebelumnya dikendarai. Diduga karena pengungkapan kasus praktik judi itu membuat para pelaku tidak senang.

Kadispen Lantamal I Belawan, Mayor S Sinaga ketika dikonfirmasi membantah adanya prajurit melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Saya sudah ke Rumah Sakit dan menemui korban. Dari hasil koordinasi, tidak ada prajurit kita memukuli korban. Memang saat kejadian prajurit kita ada di lokasi. Pelakunya adalah oknum sipil,” pungkasnya. [KM-03]

Komentar Kamu

LEAVE A REPLY