Sumut Teken MoU Pajak Masuk Kurikulum Pendidikan

MEDAN, KabarMedan.com | Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumut I dan II, tentang inklusi kesadaran pajak dalam kurikulum pendidikan.

Penandatanganan dilakukan Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kepala Kanwil DJP Wilayah Sumut I, Mukhtar dan Kepala Kanwil DJP Wilayah Sumut II, Tri Bowo, di kantor Kanwil DJP Sumut I di Medan, Selasa (10/10/2017).

Turut ditandatangani kesepakatan tentang penghimpunan data dan informasi perpajakan serta penerapan informasi status wajib pajak antara Pemprov Sumut dengan Kantor DJP Sumut I dan II.

BACA JUGA

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kadis Perindag Provsu, Alwi Sitorus, Kepala Biro Otda Provsu, Basyarin Tanjung, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provsu, Agus Tripriyono, Kepala BKD Provsu, Kaiman Turnip serta jajaran Kanwil DJP Sumut I dan II.

Kepala Kanwil DJP Wilayah Sumut I, Mukhtar mengatakan, tren pajak sekarang perannya cukup besar, sebab 75 persen pendapatan negara berasal dari pajak. Saat ini untuk Sumut I target penerimaan pajak 2017 sebesar Rp19,3 triliun sementara target penerimaan untuk Sumut II sebesar Rp5,5 triliun.

“Dari target penerimaan pajak tahun 2017, untuk Sumut I sebesar Rp19,3 triliun baru terealisasi sebesar 60 persen atau sekitar Rp12 triliun. Inilah kami mohon dukungan dari berbagai instansi termasuk Pemprov Sumut sehingga penerimaan pajak bisa semakin dimaksimalkan,” katanya.

Mukhtar mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk memberikan edukasi pajak kepada masyarakat mulai dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi. Sebelumnya, pihaknya juga sudah melakukan program Pajak Bertutur yang telah digelar di beberapa perguruan tinggi.

Dirinya berharap, kedepan semua institusi, dosen dan tenaga pengajar harus memahami tentang pajak, pihaknya juga akan membuat kurikulum pendidikan pajak. Hal ini dilakukan sebab pengaruhnya cukup besar.

“Kalau pemahaman cukup baik, maka korelasinya tingkat kesadaran dan kepatuhan pajak juga baik,” pungkasnya. [KM-03]

Komentar Kamu

LEAVE A REPLY