Wakil Walikota Medan Buka Lomba Mendongeng Anak

MEDAN, KabarMedan.com | Wakil Walikota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution S, M.Si membuka Lomba Mendongeng Anak bagi Guru TK dan Guru PAUD Se-Kota Medan, di Gedung Dharma Wanita, Senin (30/10/2017).

Akhyar Nasution menekankan, orangtua agar membudayakan mendongeng kepada anak-anaknya. Dirinya mengungkapkan budaya mendongeng sangatlah penting dalam tumbuh kembang anak, khususnya pembentukan karakter anak.

“Bayangkan saja, anak-anak zaman sekarang sudah lebih berkutat dengan gadget. Bangun tidur cari gadget, mau tidurpun cari gadget. Bagaimana anak-anak kita bisa cerdas bekembang kalau salah proses pembentukannya,” kata Akhyar didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri dan Kepala Balitbang Kota Medan Marasutan.

BACA JUGA

Dihadapan Pembina GOPTKI Kecamatan, Ketua GOPTKI Kecamatan dan guru- guru peserta Lomba Mendongeng, Akhyar mengatakan bahwa anak adalah manivestasi bangsa yan sejak usia dini perlu didorong perkembangannya secara motorik dan psikomotorik, karena pada usia dini ini, perkembangan anak ditentukan.

Untuk itu, dirinya ingin anak-anak generasi sekarang ini tidak salah didik, anak-anak harus dibangun rasa kepekaan sosialnya dengan baik. Mendongeng merupakan warisan leluhur yang bisa dijadikan sarana tersendiri bagi anak-anak untuk dilatih imajinasi dan kreatifitasnya secara natural, sehingga ketika tumbuh besar, mereka akan menjadi orang-orang yang berkualitas.

Akhyar menyebutkan, Lomba Mendongeng Anak Bagi Guru TK dan Guru PAUD ini hanyalah bentuk fasilitas Pemko Medan kepada orang tua untuk selanjutnya bisa meneruskan pembelajaran dari Guru di tempat tinggal masing-masing.

“Bagaimanapun karakter anak harus dibentuk secara alami melalui proses yang seharusnya dilaluinya pada dimensi-dimensi waktu tertentu. Ada begitu banyak buku dogeng yang bisa dijadikan inspirasi bagi orang tua untuk mendongengkan anaknya,” jelasnya.

Dirinya berharap, melalui perlombaan ini dapat menambah keterampilan Guru TK dan Guru PAUD dalam mendongeng dan bisa mensosialisasikannya lebih lanjut kepada orangtua murid di sekolah agar tetap mempertahankan budaya mendongeng kepada anak di rumahnya.

Ketua Panitia yang juga merupakan Ketua DPC GOPTKI Kota Medan Nurul Khairani Akhyar mengungkapkan, Lomba Mendongeng yang digelar Dinas Pendidikan Kota Medan dan DPC GOPTKI Kota Medan ini diikuti sebanyak 105 guru PAUD dan guru TK se- Kota Medan. Lomba ini sebagai bentuk pembinaan kepada guru-guru pada pendidikan dini anak di Kota Medan.

“Nantinya selama 3 hari sampai 1 November 2017 mendatang, 105 Guru TK dan Guru PAUD akan unjuk kebolehannya masing-masing dalam mendongeng,” pungkasnya. [KM-03]

 

Komentar Kamu

LEAVE A REPLY