[CEK FAKTA] Video Ini Memberitakan Rakyat Indonesia akan Dibunuh Vaksin China, Berikut Faktanya!

KabarMedan.com | Akun Facebook Sriwulan Sari Mci, mengunggah video yang menampilkan siaran berita stasiun televisi CNN Indonesia berjudul “Potensi Bahaya Vaksin Covid-19”.

Berikut narasinya:

“Assalamualaikum…Info untuk sahabat semua…?Akhir tahun ini Suntik Vaksin sdh tersedia, Hati2 dgn bahaya Vaksin Covid-19 Rakyat indonesia akan dibunuh Vaksin Cina?Yuuukkk dari sekarang kita jaga imun tubuh kita dengan ikhtiar produk kesehatan Alami dari Mci ?Happy Sharing?”

Apakah klaim tersebut benar?

Setelah ditelusuri, video rakyat Indonesia akan dibunuh vaksin China menggunakan Google Search dengan kata kunci ‘Potensi Bahaya Vaksin Covid-19 CNN Indonesia’, penelusuran mengarah pada artikel video berjudul “VIDEO: Potensi Bahaya Vaksin Covid-19” yang dimuat situs cnnindonesia.com, pada 18 September 2020.

Situs Cnnindonesia.com memuat video yang identik dengan klaim. Video tersebut membahas tentang Penelitian ini dituangkan dalam jurnal Internasional Professor Nidom Foundation atau PNF. Peneliti PNF menginvestigasi empat puluh virus Covid-19 asal Indonesia, sejumlah negara Asia Tenggara dan Wuhan. Hasilnya, 40 virus yang diteliti memiliki motif Antibody Dependent Enhancement atau ADE dan 57,5 persen mengalami mutasi dari virus Covid-19 Wuhan.

Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin PNF Cahirul Anwar Nidom menjelaskan, fenomena ADE bisa menyebabkan, virus yang kembali masuk ke tubuh manusia semakin ganas setelah vaksinasi. Ini terjadi karena sistem antibodi merespon virus dengan mengikatnya sehingga virus lain bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh.

Temuan lain dari bukti empiris Nidom menduga Covid-19 tidak hanya menyerang lewat selaput lendir di rongga tubuh tetapi masuk lewat leokosit mikrofag atau sel darah putih sehingga memiliki daya rusak jangka panjang.

Dalam video tersebut Peneliti Biologi Mokuler Ahmad Utomo menanggapi temuan potensi bahaya vaksin Covid-19, dia memngatakan temuan PNF tersebut jadi rujukan dasar kehati-hatian membuat vaksin. Pasalnya, ketika pemerintah memposisikan vaksin sebagai senjata pamungkas fenomena ADE bisa menimbulkan dampak serius.

Berikut keterangan video tersebut:

“Jakarta, CNN Indonesia –Pemerintah pusat mengklaim bisa menyediakan vaksin Covid-19 pada akhir tahun ini. Sejumlah peneliti meragukan klaim itu. Bahkan, penelitian yang dilakukan di Indonesia, menunjukkan, virus Covid-19 memiliki motif Antibody Dependent Enhanceement atau ADE yang artinya peningkatan keganasan virus setelah vaksinasi.

Penelitian ini dituangkan dalam jurnal Internasional Professor Nidom Foundation atau PNF. Peneliti PNF menginvestigasi empat puluh virus Covid-19 asal Indonesia, sejumlah negara Asia Tenggara dan Wuhan. Hasilnya, 40 virus yang diteliti memiliki motif Antibody Dependent Enhancement atau ADE dan 57,5 persen mengalami mutasi dari virus Covid-19 Wuhan.

Nidom menjelaskan, fenomena ADE bisa menyebabkan, virus yang kembali masuk ke tubuh manusia semakin ganas setelah vaksinasi. Ini terjadi karena sistem antibodi merespon virus dengan mengikatnya sehingga virus lain bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Nidom berkaca pada kasus vaksin demam berdarah di Filipina yang malah menyebabkan kematian.”

Hasil penelusuran, klaim video rakyat Indonesia akan dibunuh vaksin China tidak benar. Dalam video tersebut tidak mengulas tentang rakyat Indonesia akan dibunuh vaksin China.

Video tersebut membahas tentang peneliti PNF terhadap 40 virus Covid-19 asal Indonesia, sejumlah negara Asia Tenggara dan Wuhan. Hasilnya, 40 virus yang diteliti memiliki motif Antibody Dependent Enhancement atau ADE dan 57,5 persen mengalami mutasi dari virus Covid-19 Wuhan.

Fenomena ADE bisa menyebabkan, virus yang kembali masuk ke tubuh manusia semakin ganas setelah vaksinasi. [Tim Fact Checker]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.
KabarMedan.com adalah media digital independen terintegrasi terkemuka di Kota Medan yang merupakan Kota terbesar ke-3 di Indonesia, dan diakses oleh rata-rata 100.000++ visitor perhari dengan jumlah tampilan laman perhari rata-rata 1,6 juta pageviews. KabarMedan.com juga telah mendapatkan sertifikasi sebagai media terverifikasi dari Dewan Pers Indonesia, sehingga layak dipercaya oleh publik dan memiliki kredibilitas yang tinggi sebagai sumber informasi. Untuk pemasangan iklan/advertorial/media partner silahkan menghubungi kami via WhatsApp 0819613506 pada jam kerja Senin – Jum’at pukul 09.00 – 17.00 WIB.