Menyalahgunakan Jabatan, Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara Dituntut Kurungan Penjara

Foto: KabarMedan.com

MEDAN, KabarMedan.com | Megalia Agustina, Ida Budiningsih, Syamsul Hilal, dan Mulyani, empat dari 14 orang terdakwa tindak pidana korupsi hanya bisa pasrah mendengarkan surat tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum di Ruang Cakra 8, Pengadilan Negeri Medan, Selasa (2/3/2021).

Mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Periode 2009-2014 tersebut telibat dalam kasus tindak pidana korupsi penerimaan suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho.

Dalam tuntutan yang memperhatikan Pasal 12 huruf a jo Pasal 18 UU RI no 31 tahun 1999 yang telah diubah ke dalam UU no 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana jo 64 ayat 1 KUHPidana, Jaksa Penuntut Umum menjelaskan bahwa terdakwa terbukti secara sengaja dan sadar melakukan perbuatan tersebut.

“Bahwa di dalam persidangan sudah jelas fakta bahwa adanya penerimaan uang oleh terdakwa satu Megalia Agustina, terdakwa dua Ida Budiningsih, terdakwa tiga Syamsul Hilal, terdakwa empat Mulyani dan anggota DPRD Provinsi Sumut periode 2009-2014, telah memberikan persetujuan terhadap RPJP tahun anggaran 2012, PAPBD tahun anggaran 2013, PAPBD tahun anggaran 2014, APBD tahun anggaran 2014, APBD tahun anggaran 2015,” ujar Jaksa dalam pembacaan surat tuntutannya.

Baca Juga:  Regal Springs Buka Lamaran Penyelam Lokal Untuk Budidaya Danau Toba

Keempatnya beserta 10 orang mantan anggota DPRD lainnya dalam tuntutan yang terpisah dinyatakan terbukti menerima uang secara bertahap. Megalia Agustina menerima uang dengan total sejumlah Rp 540.500.000, Ida Budiningsih menerima total Rp 452. 500.000, Syamsul Hilal menerima total Rp 477.500.000 dan Mulyani dengan total Rp 452.500.000.

Keempat terdakwa juga dituntut untuk membayar uang pengganti sesuai dengan total yang pernah diterima. Terdakwa Ida Budiningsih telah mengembalikan uang sebesar Rp 15.000.000 sedangkan terdakwa Mulyani mengembalikan uang sebesar Rp 20.000.000 melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga:  Kadis Ketapang Sergai Meninggal Dunia Akibat Terpapar COVID-19

Jaksa Penuntut Umum juga menyampaikan bahwa para terdakwa terbukti menyalahgunakan kewenangan sebagai anggota DPRD Provinsi Sumut  dan memiliki motif keinginan untuk memperkaya diri sendiri, keluarga atau orang lain dengan memanfaatkan jabatan. Selain itu hal yang juga memberatkan terdakwa yakni Syamsul Hilal adalah tidak mengakui perbuatannya.

Akibat perbuatannya, Jaksa menuntut terdakwa Megalia Agustina, Ida Budiningsih dan Mulyani masing-masing dengan pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan, dan denda senilai Rp 300.000.000 subsider pidana kurungan pengganti selama 3 bulan kurungan.

Sedangkan Syamsul Hilal dituntut pidana penjara selama 5 tahun dan denda sejumlah Rp 500.000.000 subsider pidana pengganti selama 5 bulan kurungan. [KM-06]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.
KabarMedan.com adalah media digital independen terintegrasi terkemuka di Kota Medan yang merupakan Kota terbesar ke-3 di Indonesia, dan diakses oleh rata-rata 100.000++ visitor perhari dengan jumlah tampilan laman perhari rata-rata 1,6 juta pageviews. KabarMedan.com juga telah mendapatkan sertifikasi sebagai media terverifikasi dari Dewan Pers Indonesia, sehingga layak dipercaya oleh publik dan memiliki kredibilitas yang tinggi sebagai sumber informasi. Untuk pemasangan iklan/advertorial/media partner silahkan menghubungi kami via WhatsApp 0819613506 pada jam kerja Senin – Jum’at pukul 09.00 – 17.00 WIB.