6 Pekerja PLTA Wampu Tewas dan 7 Lainnya Terluka

KARO, KabarMedan.com | Kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Wampu, di Desa Rih Tengah, Kuta Buluh, Tanah Karo, Rabu (24/2/2016).

Dalam kejadian itu, enam orang pekerja proyek tewas dan tujuh lainnya terluka. Informasi dihimpun, awalnya ke-13 pekerja sedang bertugas di terowongan pada proyek PT Wampu Electric Power (WEP).

Baca Juga:  Januari 2026, Sumut Inflasi 3,8 Persen, Tarif Listrik dan Emas Jadi Penyumbang Utama

Terowongan yang dialiri air menyisakan sedikit air setelah dikeringkan dan dibendung. Jika telah selesai,  terowongan itu akan dibuka kembali.

“Diduga ada aliran listrik yang kena ke air tempat mereka bekerja. Tapi peristiwa pastinya masih kita selidiki,” kata Kapolres Karo, AKBP Viktor Tambunan ketika di konfirmasi.

Baca Juga:  Tiket Mudik Lebaran di Sumut Masih Tersedia, KAI Divre I Bagikan Strategi Jitu Agar Tak Kehabisan

Korban meninggal dunia dan tujuh korban luka selanjutnya dibawa ke RS Efarina Etaham di Kabanjahe, Kabupaten Karo. “Kita belum bisa merinci kondisi para korban. Dua saksi yang merupakan pekerja disana kita periksa,” pungkas Kapolres. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.