Ajudan Musa Rajekshah Berbagi Kisah Usai Sembuh dari Virus Corona

Ori Kurniawan (25).

MEDAN, KabarMedan.com | Namanya Ori Kurniawan (25). Ia merupakan ajudan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah.

Pada Senin (6/4/2020) Ori diperbolehkan pulang setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Ia pun berbagi pengalamannya sejak merasakan gejala hingga dinyatakan negatif dari virus tersebut.

Ori mengaku, ia ke Jakarta bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah alias Ijeck. Selama 3 hari di sana, ia sempat ke tempat keramaian seperti Mall.

Saat kembali ke Medan, ia merasa lemas, tak enak badan, tak selera makan, batuk, gatal di tenggorokan dan demam sekitar satu jam karena dirinya sempat minum obat.

“Selesai dari Jakarta saya agak lemas. Di situ saya inisiatif mau istirahat sebentar. Lalu Pak Ijeck menyarankan saya untuk tes Covid-19,” katanya ketika dihubungi, Selasa (7/4/2020).

Pemeriksaan pun dijalaninya. Setelah menunggu beberapa hari hasilnya keluar dan ia dinyatakan positif Covid-19.

Baca Juga:  Bobby Nasution Pastikan Perbaikan Jalan Perintis Kemerdekaan, Pelaku UMKM Galang Optimistis Ekonomi Bangkit

“Waktu pertama kali mengetahui hasilnya positif, saya shock bang. Tapi saya harus tenang dan meyakini bahwa saya pasti bisa melewatinya,” ujarnya.

Saat itu, orang-orang terdekat meneleponnya dan menyemangati serta mendoakannya.

“Malamnya saya dijemput ambulans dari RSUP Haji Adam Malik Medan dan dibawa ke ruang isolasi,” ungkapnya.

Ia mengatakan, selama menjalani isolasi dirinya diberi vitamin, makanan bergizi, dites dan dicek perkembangan kondisi tubuh, dironsen, pengecekan melalui swab dan lain sebagainya.

Selain itu, dirinya juga berolahraga, beribadah, dan makan-makanan bergizi.

“Telur rebus selalu dikonsumsi, selain lauk ya. Ada juga jus tomat, belimbing, terung, dan susu. Setiap hari,” ungkapnya.

Selama menjalani isolasi, dirinya  dapat melakukan aktivitas seperti biasanya, karena ia tidak diopname ataupun dipasangi selang.

“Aktifitas sehari-hari nonton, main game, telpon orang-orang tersayang. Orang terdekat,” ujarnya.

Ori menjalani isolasi sejak 25 Maret dan mendapat surat kedua hasil laboratorium Kemenkes RI melalui swab pada hari Senin (6/4/2020).

Baca Juga:  FWP Sumut Gelar Raker, Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemprov

“Saya senang terkesan sekali hari itu saya negatif. Artinya isolasi saya berhasil, lancar. Penyembuhan saya juga bagus,” jelasnya.

Ia mengaku, sangat terkesan terhadap tim medis dan perawat khususnya di bagian Covid-19 karena telah sama-sama berjuang dan menguatkannya.

“(Mereka) garda terdepan. Menyemangati kami. Standby buat kami 24 jam. Kita tinggal tekan tombol call center mereka langsung datang. Ada kendala mereka siap membantu. Saya sangat berterima kasih,” cetusnya.

Dirinya juga berterima kasih kepada orang-orang yang mensupport dan mendoakannya.

“Saat saya jatuh mereka datang. Mensupport saya menguatkan saya agar saya mampu bertahan menghadapi cobaan. Sangat terima kasih kepada mereka semua,” akunya.

Ia menjelaskan, rutinitas selama isolasi merubah banyak kebiasaan lamanya.

“Kebiasaan (lama) dipaksa berubah. Sekarang sudah berbeda,” pungkasnya. [KM-05]