Atasi Stres Akibat COVID-19 dengan Informasi yang Sumbernya Jelas

Dessy Mawar Zalia.

MEDAN, KabarMedan.com | Kekhawatiran dan kepanikan yang berlebihan dalam menghadapi pandemi COVID-19 dapat mengakibatkan stres, cemas, gelisah atau bahkan marah.

Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengendalikan atau membatasi informasi yang diterima.

Demikian dikatakan Dessy Mawar Zalia dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa (PDSKJI) Cabang Sumatera Utara dalam keterangan resminya di akun YouTube Humas Sumut, Senin (13/4/2020).

“Untuk menghadapi stres, pertama yang bisa kita lakukan adalah membatasi informasi. Jadi jangan semua informasi itu kita terima. Artinya mencari informasi yang sumbernya jelas, sehingga informasi yang kita dapatkan adalah informasi-informasi yang tidak berlebihan,” katanya.

Kedua, jika sudah mengalami cemas atau khawatir yang berlebihan bisa melakukan teknik relaksasi, yaitu dengan cara latihan pernapasan atau melakukan meditasi.

Baca Juga:  Bobby Nasution Tinjau Jalan Rusak di Galang, Pastikan Perbaikan Segera Dimulai dan Galian C Ilegal Ditutup

Bisa juga melakukan olahraga secara teratur, seperti Yoga untuk merelaksasikan tubuh, mengurangi rasa cemas ataupun gelisah yang berlebihan.

Ketiga, membatasi aktivitas untuk beberapa saat terakhir ini. Namun apabila tetap mengalami cemas atau gelisah yang berlebihan, dianjurkan menghubungi orang-orang terdekat atau orang yang dipercayai dengan tetap menjaga jarak, yaitu melalui telepon ataupun media sosial.

Dessy pun memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan jiwa pada saat ini, seperti mengenai cemas atau khawatir berlebihan harus tetap berpikiran bahwasanya cemas atau khawatir yang berlebihan ini masih dalam batas normal.

Baca Juga:  Toba Caldera Culture Festival 2026 Hadirkan Kompetisi Paduan Suara Internasional

Tetap jangan panik dan carilah bantuan dengan berbicara kepada orang terdekat atau yang dipercayai.

“Selama tinggal di rumah, harus tetap menjaga pola hidup yang sehat. Tetap mengkonsumsi makanan yang bergizi, tidur yang cukup, selalu melakukan olahraga secara teratur ataupun melakukan aktivitas fisik, mungkin 3 sampai 5 kali seminggu yang bisa dilakukan bersama dengan keluarga,” jelasnya.

Masyarakat juga bisa memanfaatkan aplikasi Sehatpedia yang dikelola oleh PDSKJI untuk berkonsultasi tentang COVID-19 dan mendapat pendampingan dari para profesional.

“Silakan mendownload aplikasi Sehatpedia ini. Lalu nanti tinggal milih, masyarakat bisa konsultasi terkait dengan COVID-19. Kita akan lakukan pendampingan,” pungkasnya. [KM-03]