Hasil Rapid Test Negatif, 35 Penumpang KM Kelud yang Tiba di Belawan Dikarantina

Tim Medis dari Gugus Tugas COVID-19 Sumut melakukan persiapan untuk pemeriksaan terhadap penumpang dan ABK Kapal Pelni KM Kelud asal Jakarta yang tiba di Pelabuhan Belawan, Senin malam (13/4). Foto: Istimewa

MEDAN, KabarMedan.com | Sebanyak 35 orang dari Kapal Pelni KM Kelud asal Jakarta tiba di Pelabuhan Belawan, Senin malam (13/4/2020).

Sebelum turun dari kapal semuanya dilakukan pengecekan menggunakan rapid test oleh tim Gugus Tugas COVID-19 Sumut. Berdasarkan rapid test mereka dinyatakan negatif.

Saat ini mereka dibawa tempat penampungan sementara di Sungai Karang milik PTPN III di Deli Serdang.

“Mereka dibawa ke Sungai Karang, lahan PTPN III,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Sumatera Utara, dr. Aris Yudhariansyah, Selasa (14/4/2020).

Baca Juga:  Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bobby Nasution Minta Aparatur Tetap Jaga Integritas

Ia mengatakan, 35 orang tersebut dalam kondisi baik-baik saja.

“Jika dibawa ke Sungai Karang berarti baik-baik lah. Rapid test-nya negatif semua katanya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mereka akan berada di sana menunggu jemputan dari pemerintah kabupaten/kota.

Sesampainya di rumah masing-masing, mereka akan menjalani karantina dan dipantau oleh Dinas Kesehatan setempat.

Diberitakan, ada ada Anak Buah Kapal (ABK) KM Kelud yang positif COVID-19 setelah menjalani rapid test di Batam.

Baca Juga:  Arus Peti Kemas PMT Belawan dan Kuala Tanjung Tumbuh 6 Persen Hingga Mei 2026

KM Kelud berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dan bersandar di pelabuhan Batu Ampar Kota Batam.

KM Kelud tersebut membawa penumpang sebanyak 111 orang yang mana, 31 orang turun di pelabuhan Batu Ampar, 44 orang turun di pelabuhan Tanjung Balai Karimun dan 36 orang turun di Pelabuhan Belawan. [KM-03]