MEDAN, KabarMedan.com | Panitia Khusus Wabah COVID-19 DPRD Sumut berharap, program dan anggaran bantuan untuk masyarakat yang terdampak COVID-19 dapat tepat sasaran.
Dengan demikian, masyarakat yang terdampak, khususnya dari kalangan ekonomi bawah, UMKM, dan lainnya benar-benar dapat terbantu dan bangkit kembali.
Demikian dikatakan Ketua Pansus COVID-19 DPRD Sumut, Akbar Himawan Buchari dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2020).
“Ketepatan program dan anggaran bantuan ini penting bagi masyarakat terdampak. Sebab, sejak pandemi COVID-19 dan adanya kebijakan pembatasan sosial membuat perekonomian mereka turut terpukul,” katanya.
Di sisi lain, katanya, Pansus COVID-19 DPRD Sumut akan bekerja secara optimal untuk membantu pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19, khususnya di Sumatera Utara.
Sebelumnya, Pansus DPRD Sumut untuk Percepatan Penanganan COVID-19 di Sumut menggelar rapat kerja di ruang rapat DPRD Sumut, Jumat (8/5/2020).
Rapat yang dipimpin Rahmansyah Sibarani dan diikuti 13 anggota legislatif secara musyawarah dan mufakat memilih Akbar Himawan Buchari (Partai Golkar) sebagai Ketua Pansus COVID-19 DPRD Sumut dan wakil ketua H Ahmad Hadian (Partai Keadilan Sejahtera).
Hasil rapat mengharapkan pansus dapat berjalan sesuai dengan peraturan yang ada, sehingga dapat melahirkan rekomendasi yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain itu, DPRD Sumut harus tahu dan memiliki data akurat terkait wabah tersebut. Pasalnya, data yang akurat di lapangan sangat dibutuhkan untuk menjadi tolok ukur dalam penanganan wabah di provinsi ini.
Akbar menyampaikan, terdapat empat aspek yang akan diperhatikan oleh pansus dalam pelaksanaan pekerjaannya, yaitu aspek kesehatan, ekonomi, sosial dan keamanan.
“Untuk tim ahli akan ditentukan kemudian, agar dapat menyusun kerangka kerja Pansus,” pungkasnya. [KM-03]














