MEDAN, KabarMedan.com | Dari 21 kecamatan di Kota Medan, hanya Kecamatan Medan Belawan yang masih berstatus kuning. Selebihnya merah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Edwin Effendi mengatakan, pihaknya berupaya keras untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.
Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar menjalankan protokol kesehatan terus dilakukan.
“Protokol kesehatan harus dijalankan oleh semua orang agar dapat memutus rantai penularan,” katanya, Kamis (4/6/2020).
Ia mengatakan, protokol kesehatan yang dimaksud adalah penggunaan masker, menjauhi kerumunan, lebih sering mencuci tangan dan menjaga jarak.
Selain itu, mengkonsumsi makanan dan minuman sehat, istirahat cukup, berolah raga dan pola hidup sehat.
“Itu harus dilakukan agar kita tetap sehat,” ujarnya.
Ia mengaku, dengan kondisi bahwa saat ini hanya Medan Belawan yang statusnya masih kuning, sebenarnya upaya yang sama tetap dilakukan di kecamatan lain agar penularan bisa dihentikan.
“Medan Belawan masih kuning karena kasusnya sedikit dan belum ada yang positif di sana,” katanya.
Namun demikian, dengan upaya bersama-sama yakni bertindak secara disiplin dan bertanggung jawab, menurutnya akan membantu menghentikan rantai penularan. begitu halnya di kecamatan yang sudah merah.
“Kita tidak mengejar status kuning atau merah, tapi berupaya keras agar penularan berhenti. Jangan sampai yang kuning menjadi merah, dan jumlah yang sembuh semakin banyak,” jelasnya.
Dirinya masih melihat adanya masyarakat yang kurang berdisiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Tidak sedikit orang terlihat tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak dan abai di kerumunan.
“Makanya itu kita tetap sosialisasi, ini harus menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. [KM-05]














