Heboh Laptop Kemendikbud 32 GB Harga Rp10 Juta, Ini Penjelasannya

JAKARTA, KabarMedan.com | Publik dibuat heboh dengan rencana pengadaan laptop dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang digadang mencapai harga Rp 10 juta rupiah.

Hal yang sempat memantik emosi masyarakat adalah spesifikasi hard drive laptop yang hanya 32 GB. Sejumlah pengguna mengungkapkan bahwa dengan harga Rp 10 Juta, seharusnya bisa mendapatkan laptop dengan spesifikasi yang lebih baik.

“Bener-bener emosi memuncak melihat laptop merah putih seharga 10 juta yang akan dibeli pemerintah ternyata hanya spesifikasi Chrome Book. Bahkan sebuah Chrome Book baru harganya gak sampe 5 juta. Gede amat selisih harganya!!,” tulis sebuah akun di twitter.

Baca Juga:  Dukung Asta Cita Pemerintah, Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia

Kepala Biro Perencanaan Kemendikbud Ristek, M Samsuri menyampaikan bahwa informasi mengenai harga laptop Rp 10 juta tersebut adalah tidak benar. Harga laptop tersebut nantinya tergantung pada pengadaan di e-katalog.

“Informasi dari Paudasmen perkiraan sekitar 5 sampai 6 juta,” ujarnya, Jum’at (30/7/2021).

Ia juga meluruskan pemahaman mengenai sebutan laptop merah putih yaitu merupakan laptop yang akan dikembangkan dalam negeri.

Baca Juga:  Kunjungi Pusat Pengatur Beban Sumatra, Dirut PLN Pimpin Upaya Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumatra

“Yang disebut laptop merah putih itu adalah laptop yang pure inisiatif akan dikembangkan murni oleh konsorsium riset perguruan tinggi,” tuturnya.

Samsuri juga menyebut foto hasil tangkapan layar yang beredar di media sosial mengenai spesifikasi laptop tersebut merupakan spesifikasi minimal. Pemerintah daerah dapat mengajukan permintaan spesifikasi yang lebih tinggi jika berminat. [KM-06]