Sejumlah Kepala Daerah Dapat Penghargaan pada Peringatan Hari Pramuka

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis menghadiri Apel Besar Pramuka Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut. (Foto: DISKOMINFO SUMUT)

MEDAN, KabarMedan.com |Peringatan Hari Pramuka ke-60 masih dilakukan secara virtual se-Sumatera Utara (Sumut). Pada kesempatan tersebut Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka memberikan sejumlah penghargaan kepada kepala daerah di Sumut hingga rektor universitas.

Penghargaan Satya Lencana Melati kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Lecana Dharma Bhakti untuk Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis, Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Hendriyanto Sitorus dan Walikota Medan Bobby Nasution. Sedangkan Bupati Serdangbedagai mendapatkan Lencana Pancawarsa 4.

Selain kepala daerah, penghargaan juga diberikan kepada tokoh pendidikan seperti Rektor USU Muryanto Amin, Rektor UNIMED Syamsul Gultom, Rektor UINSU Syahrin Harahap dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Ardan Noor.

Selaku pembina upacara, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengingatkan Pramuka harus memiliki andil dalam pembangunan anak bangsa.

Baca Juga:  Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akan Dimakamkan Secara Militer di TMP Lubuk Pakam

“Banyak yang mengenakan baju Pramuka, tetapi tidak ada jiwa Pramuka di hatinya. Pramuka memiliki andil dalam membangun karakter anak bangsa. Ia mendidik, memotivasi, membentuk mental anak-anak kita. Karena itu kita harus kembali membesarkan Pramuka,” papar Edy.

Edy Rahmayadi mengatakan akan kembali mengaktifkan kurikulum Pramuka di sekolah. Dengan begitu, anak-anak Sumut bisa terlatih karakter dan mentalnya sehingga menjadi generasi yang tangguh.

“Seharusnya tahun lalu kami sudah mengaktifkan kurikulum ekstrakulikuler Pramuka, tetapi karena Covid-19 harus ditunda,” kata Edy Rahmayadi.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Nurdin Lubis menjelaskan perlunya peningkatan kualitas pembinaan Pramuka.

Karakter menjadi salah satu perhatian Pramuka pada generasi saat ini karena tidak sedikit anak-anak dan remaja yang terjerumus pada hal yang negatif.

Baca Juga:  Emosi Keluarga Meledak Saat Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Nenek di Sergai

“Salah satu yang tergerus pada generasi kita saat ini adalah karakter, karakter diri sendiri dan karakter berbangsa. Itu menjadi perhatian kami dan melalui Pramuka kita harapkan karakter generasi kita tertempat sehingga mampu melanjutkan estafet pembangunan Indonesia,” ungkap Nurdin.

Sementara itu, Walikota Medan Bobby Nasution menambahkan walau saat ini kondisinya masih sulit di tengah pandemi Covid-19, Pramuka perlu tetap ambil andil dalam menjaga kestabilan Sumut.

“Sulit memang, tetapi Pramuka harus ikut andil menjaga masyarakat Sumut, membantu menegakkan Prokes, memberikan informasi yang baik terkait covid-19 dan terus belajar,” kata Bobby Nasution. [KM-07]