MEDAN, KabarMedan.com | Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan, tercatat ada sekitar 71 ribu ibu hamil di Kota Medan.
Namun, hanya 10 ribuan ibu hamil yang bisa divaksinasi Covid-19 sesuai dengan bulan kehamilannya.
Walikota Medan, Bobby Nasution mengatakan, pendataan tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk percepatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat Medan termasuk ibu hamil. Selain pendataan, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan juga terus melakukan sosialisasi.
“Sosialisasi mengenai dampak baik terhadap vaksinasi bagi ibu hamil, untuk mencegah terpapar Covid-19 antara ibu dan janin dalam kandungan. Yang mau divaksin 8.078 ibu hamil,” jelas Bobby (3/9).
Sebelumnya pada Rabu, 1 September 2021, para ibu hamil menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU) Jalan Dr Mansyur, Kota Medan. Tujuannya meningkatkan imunitas dan mencegah kematian ibu hamil akibat Covid-19.
Data Dinkes Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat, hingga Juli 2021 terdapat 119 kasus kematian ibu hamil. Dari jumlah tersebut, 27 kasus kematian ibu hamil disebabkan terpapar Covid-19.
“Sampai saat ini menjadi masalah masih tingginya angka kematian ibu dan bayi,” terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Sumut, Aris Yudhariansyah.
Diterangkan Aris, data yang dimiliki pihaknya sampai dengan Juni 2021 ada 67.345 ibu hamil yang sudah memperoleh pelayanan kehamilan. Kemudian 65.431 ibu yang bersalin, dan 39.375 bayi baru lahir.
“Sampai bulan Juli 2021, di Sumut yang terinfeksi Covid-19 ada 79 orang tersebar di 17 kabupaten kota,” tandasnya. [KM-07]















