Terima Laporan Warga, Bobby Nasution Perintahkan Kepling Kembalikan Uang Masyarakat untuk KTP

Walikota Medan, Bobby Nasution mendengarkan keluhan warga Jalan Ampera tentang pungutan liar yang dilakukan oleh Kepala Lingkungan. (Foto: Istimewa)

MEDAN, KabarMedan.com | Walikota Medan, Bobby Nasution memerintahkan Kepala Lingkungan dan Lurah Banyan, Kecamatan Medan Tembung segera mengembalikan uang masyarakat yang dipungut dalam rangka pengurusan KTP.

Menurutnya, pungutan liar atau pungli walaupun permasalahan klasik namun lebih berbahaya daripada Covid-19.

Saat kunjungan ke Jalan Ampera Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung, Bobby mendengarkan keluhan warga terkait pungutan liar yang dilakukan oleh Kepala Lingkungan Bantan.

Sejumlah warga mengadu kepada Bobby, bahwa Kepala Lingkungan kerap meminta uang untuk mengurus KTP dan KK.

Jumlah uang yang diminta untuk pengurusan itu bervariasi, mulai dari 100 hingga 150 ribu rupiah. Namun, walaupun sudah menyetorkan uang yang diminta warga tetap tidak mendapatkan kepastian atas KTP atau KK.

Baca Juga:  Pasar Murah Pertamina Jangkau 1.000 Masyarakat Prasejahtera di Deli Serdang

“Ada laporan resmi 40 masyarakat yang keberatan dipungli, bikin KTP, KK harusnya gratis ini disuruh bayar 100 sampai 150 ribu rupiah. Kembalikan itu uang masyarakat Pak Lurah, saya minta semua uang masyarakat dikembalikan, tegas Bobby Nasution kepada Kepling dan Lurah Bantan, Senin (13/9/2021).

Setelah uang masyarakat dikembalikan, Bobby menegaskan akan memberikan hukuman kepada pelaku pungli.

“Setelah dikembalikan nanti dihukum pelakunya, administratif atau hukuman lain nanti kita tentukan. Yang penting uang masyarakat dulu kembalikan,” lanjut Walikota Medan.

Baca Juga:  Logistik Sumut Mulai Bangkit, Arus Peti Kemas Tumbuh 5% di Awal 2026

Bobby Nasution mengaku murka atas perilaku Kepala Lingkungan tersebut. Ia berjanji akan menindak tegas setiap pelaku pungli kepada masyarakat.

Sebelumnya, Bobby Nasution datang ke Jalan Ampera dalam rangka meninjau keluhan warga yang mengadu via media sosial bahwa jalan di daerahnya sering tergenang air. Peristiwa ini sudah terjadi berulang kali selama bertahun-tahun, khususnya di hari hujan.

Melihat kondisi Jalan Ampera, Bobby Nasution langsung memerintahkan agar jalan tersebut mulai dikerjakan pembetonan sehingga tidak ada lagi jalan tergenang. [KM-07]