Mulai Banyak Permintaan, Bulog Siap Tambah Stok Daging Kerbau Beku Kualitas Impor

Tingginya permintaan, membuat stok daging kerbau beku kualitas impor semakin menipis. (Foto: Ist)

MEDAN, KabarMedan.com | Banyaknya permintaan sejak awal 2022 membuat stok harus terus diperkuat. Bulog Sumut mengaku bersiap menambah stok daging kerbau beku impor tersebut.

Saat ini, stok daging kerbau beku yang ada di gudang Bulog Sumut tinggal 2,67 ton.

“Bulog Sumut sudah meminta tambahan stok ke pusat,” ucap Pimpinan Wilayah Sumut Perum Bulog, Arif Mandu, dikutip dari SuaraSumut.id, Jumat (7/1/2022).

Stok daging kerbau beku saat ini semakin menipis akikbat tingginya permintaan di akhir tahun 2021.

Baca Juga:  Pegadaian Gelar Kuliah Umum dan Literasi Keuangan di Universitas Satya Terra Bhineka

Stok awal ketika mendekati Natal dan Tahun Baru 2022, stok daging terus berkurang atau tinggal 2,76 ton hingga posisi 5 Januari 2022.

“Bulog berharap pasokan daging kerbau beku dari pusat semakin lancar ke Sumut sehingga stok tetap aman,” ujarnya.

Pasokan daging kerbau beku ke Indonesia agak terganggu karena adanya pandemi Covid-19.

“Permintaan daging kerbau beku di Sumut memang terus meningkat sejalan dengan semakin dikenalnya daging itu di tengah masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga:  Pertamina Perkuat Sinergi dengan BIN, Dukung Kelancaran Distribusi Energi

Apalagi, harga jual daging kerbau beka impor itu masih tetap sebesar 80 ribu rupiah per kilogramnya, atau di bawah harga daging sapi segar yang sebesar 120 ribu rupiah per kilo gram.

“Ketersediaan daging kerbau beku untuk membantu menjaga kestabilan harga jual daging sapi segar di pasar Sumut,” tandasnya. [KM-07]