Nakes yang Diduga Suntik Vaksin Kosong ke Siswa SD Diperiksa Polisi

Tangkapan layar ketika vaksinator menyuntikkan vaksin yang diduga kosong kepada siswa Sekolah Dasar. {Foto: Ist)

MEDAN, KabarMedan.com | Tenaga kesehatan yang menyuntik vaksin kosong ke siswa Sekolah Dasar saat ini tengah diperiksa polisi.

Kapolres Belawan AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang mengatakan, vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun digelar di salah satu sekolah di Kecamatan Medan Labuhan.

“Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan, untuk nakesnya (tenaga kesehatan) sedang menjalani pemeriksaan di Polres. Hasilnya nanti kita kabari. Nakesnya dari salah satu rumah sakit di Medan,” ujarnya, dikutip dari SuaraSumut.id, Jumat (21/1/2022).

Baca Juga:  Sekda Provsu Lepas Kloter 1 Jemaah Haji Sumut

Sebelumnya, viral video seorang siswa Sekolah Dasar yang duduk di kursi bersiap untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Di sebelahnya seorang tenaga kesehatan bersiap menyuntikan vaksin.

Sambil memegang lengan si anak SD tersebut, vaksinator bertanya, “Cita-citanya apa ini.”

Belum sempat si anak menjawab, vaksinator itu langsung memasukkan jarum suntuk ke lengan si anak.

Dalam video tersebut terlihat vaksinator hanya mengeluarkan alat suntik dari bungkusnya, tidak mengambil vaksin dari botol yang seharusnya dan menyuntikkan suntikan kosong itu ke lengan si anak.

Baca Juga:  Anggota DPRD Medan Lailatul Badri Temui Pendemo di Tengah Hujan, Limbah Pabrik Kecap Jadi Sorotan

Bahkan, dalam tampilan video tersebut juga terlihat vaksinator tidak mendorong suntikan sampai habis. Tidak terlihat berapa banyak dosis atau cairan vaksin.

Setelah itu vaksinator mencabut jarum suntik dan membuangnya ke kotak limbah medis. Belum diketahui kapan kejadian itu berlangsung. Namun, mengingat pelaksanaan vaksinasi anak baru dimulai, kemungkinan besar kejadian itu berlangsung baru-baru ini. [KM-07]