JAKARTA, KabarMedan.com | Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta seluruh kader Partai Demokrat mengawal isu perpanjangan masa jabatan presiden yang belakangan terus bergulir.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu mengatakan, para kader harus berjuang agar wacana tersebut tidak direalisasikan. Menurutnya, banyak nilai-nilai penting demokrasi yang harus dijaga.
“Nilai-nilai utama demokrasi seperti supremasi, konstitusi, pembatasan kekuasaan, check dan balances itu sangat penting dijaga. Kekuasaan presiden itu tidak terbatas, namun dibatasi,” ujarnya, Senin (18/4/2022).
Menurutnya, masa jabatan presiden telah diatur dalam konstitusi yakni maksimal dua periode. Sehingga itu menjadi ketetapan yang harus dipatuhi oleh semua pihak untuk menjaga jalannya demokrasi di Indonesia.
Sebelumnya, Jokowi telah meminta kepada jajaran pemerintah untuk tidak menimbulkan polemik di masyarakat dengan wacana penundaan pemilu 2024 maupun dengan perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.
“Jangan menimbulkan polemik di masyarakat, fokus dalam bekerja, dalam penanganan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi. Jangan sampai ada lagi, yang menyuarakan lagi mengenai urusan penundaan pemilu atau urusan perpanjangan masa jabatan,” ujarnya, Kamis (7/4/2022).
Menurutnya, banyak kesulitan-kesulitan yang harus segera ditangani, terutama setelah terjadinya sejumlah kenaikan harga.
Jokowi meminta agar penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat menuju waktu Lebaran Idul Fitri tahun 2022 mendatang segera dilakukan. Bantuan Langsung Tunai (BLT) tersebut, kata Jokowi, sangat berarti bagi masyarakat untuk membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan. [KM-06]














