Cak Imin soal Wacana Penundaan Pemilu: Untuk Tolong Ma’ruf Amin di Akhirat

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Foto: Istimewa)

JAKARTA, KabarMedan.com | Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menjadi salah satu sosok yang dengan lantang menyerukan wacana penundaan pemilu tahun 2024.

Kini, sosok yang akrab disapa Cak Imin itu mengungkap hal yang dianggapnya menjadi alasan di balik sikapnya tersebut. Ia menyebut menyetujui penundaan pemilu agar bisa menolong Wakil Presiden Kiai Ma’ruf Amin di akhirat kelak.

“Saya itu usul dalam rangka menolong Kiai Ma’ruf Amin, karena supaya nanti di akhirat ditanya kurang ini kurang itu. Mesti alasannya yak arena dua tahun pandemi nggak bisa apa-apa,” ujarnya, Selasa (19/4/2022).

Baca Juga:  Kunjungi Pusat Pengatur Beban Sumatra, Dirut PLN Pimpin Upaya Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumatra

Tak hanya itu, ia melanjutkan bahwa wacana penundaan pemilu yang ia gadang-gadangkan beberapa waktu lalu itu juga disebutnya sebagai bentuk upaya menolong rakyat.

“Untuk rakyat juga. Rakyat kan ngomongnya begini, begitu, pemerintah kurangnya ini, kurangnya begitu,” tuturnya.

Cak Imin pun menyebut, mengenai penundaan pemilu hanyalah sebuah usulan yang tidak masalah akan diterima ataupun ditolak.

Sebelumnya, selain dari PKB, penundaan pemilu ini juga sebelumnya didukung secara terang-terangan oleh dua ketua umum lainnya, yakni Ketua Umum Golkar Airlangga Hartato, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Baca Juga:  Dukung Asta Cita Pemerintah, Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia

Cak Imin sendiri mengklaim bahwa sebanyak 60 persen masyarakat Indonesia setuju atas penundaan pemilu. Pernyataannya tersebut hampir serupa dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang mengklaim 110 Juta masyarakat mendukung wacana itu. Meskipun hingga saat ini klaim tersebut diminta untuk dibuktikan, baik Cak Imin maupun Luhut hingga saat ini belum membuka bukti data atas klaimnya itu kepada publik. [KM-06]