MEDAN, KabarMedan.com | Dompet Dhuafa Waspada menggulirkan berbagai program pengentasan kemiskinan di Sumatera Utara & Aceh di sepanjang tahun 2015.
Program tersebut bergerak dalam empat bidang, yaitu pendidikan, ekonomi, kesehatan dan pengembangan sosial.
“Jumlah penerima manfaat dari empat program yang digulirkan Dompet Dhuafa Waspada mencapai 18.860 orang yang berada di wilayah Sumut & Aceh. Angka tersebut meliputi, 13.147 orang di bidang ekonomi, 298 orang bidang pendidikan, 600 orang di bidang kesehatan, dan 4815 orang di bidang pemberdayaan sosial,” kata Manager Pundraising & Corpcomm Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman dalam Press Briefing Kaleidoskop Dompet Dhuafa Waspada, Rabu (30/12/2015).
Sepanjang tahun 2015, penghimpunan dana sosial dari masyarakat melalui Dompet Dhuafa Waspada tercatat Rp3,6 miliar.
“Angka ini sendiri mengalami peningkatan berkisar 30 sampai 35 persen dari tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.
Dalam bidang pendidikan, Dompet Dhuafa waspada menghadirkan Sekolah Bintang, Beasiswa Prestasi, Smart EI dan Sekolah Guru Indonesia.
Untuk bidang ekonomi, Dompet Dhuafa Waspada juga menghadirkan, Kampoeng Ternak Mandiri (KTM), Kripik Stick Kentang Sehat (KSKS), Tebar Hewan Kurban (THK), Pembiayaan Ekonomi Zakat Produktif, Halte Elektronik Servis dan Program pemberdayaan peternak sapi Aceh Integrated Farming.
“Dompet Dhuafa senantiasa menjunjung nilai kepedulian, berbagi, semangat kebersamaan. Dengan semangat ini, kita semakin dapat mengkreasikan program-program Dompet Dhuafa Waspada untuk mengubah kaum dhuafa menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Dompet Dhuafa Waspada juga memastikan agar dana yang disalurkan berdampak nyata, bukan sekedar tersampaikan saja.
“Akan menjadi kepuasan tersendiri, ketika Dompet Dhuafa dapat berperan serta dalam mengentaskan kemiskinan di negeri ini,” katanya.
Sementara itu, Manager Program Dompet Dhuafa Waspada, Halimah Tusa’dyah mengatakan, Dompet Dhuafa Waspada masih belum memberikan dampak yang signifikan dalam pengentasan kemiskinan di Sumut & Aceh.
“Kita membutuhkan sinergitas yang solid dengan stckholder baik swasta maupun pemerintah,” akunya.
Di tahun 2016 mendatang, Dompet Dhuafa Waspada akan menguatkan pemberdayaan di bidang ekonomi untuk masyarakat sumut melalui Social Trust Fund.
“Dompet Dhuafa Waspada akan lebih melakukan pendekatan pada sektor ekonomi, seperti Program Social Trust Fund kampung ternak mandiri 2, Setara Hijau, Pelatihan Fashion Design, Pertanian Sehat disamping program reguler terus bergulir,” ujarnya.
Program STF tersebut, katanya, bertujuan untuk mecapai sebuah perubahan sosial masyarakat yang berdaya, memiliki kekuasaan, pengetahuan dan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
“Untuk itu marilah kita bersama-sama bergandengan tangan, untuk mewujudkan kemandirian masyarkat Sumut yang berdaya dan berkeadilan,” imbuhnya.
Tak sampai disitu, Dompet Dhuafa Waspada juga akan menjaring sebanyak-banyaknya relawan di tahun 2016.
“Kita berharap, setidaknya ada 250 orang relawan tetap yang akan membantu kegiatan Dompet Dhuafa Waspada,” pungkasnya. [KM- 03]














