MEDAN, KabarMedan.com | Aksi pencurian bagasi dapat diminimalisir dengan sistem penanganan bagasi otomatis atau Baggage Handling System (BHS). Teknologi yang sejak awal digunakan di Bandara Kualanamu (KNIA) ini terbukti mampu mengatasi aksi oknum tak bertanggungjawab.
“Aksi percobaan pencurian pernah terjadi beberapa kali, itu di awal pengoperasian bandara ini. Langsung ketahuan. Mungkin saat itu pelakunya menduga sistemnya sama seperti di Bandara Polonia dulu,” kata Tri Fajar Parwoto, selaku Junior Manager BHS AP II Bandara KNIA, Selasa (5/1/2015).
Untuk Angkasa Pura II, system BHS baru digunakan di Bandara Kualanamu. “Di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sudah disiapkan dan akan segera dioperasikan,” jelas Fajar.
System BHS di Bandara Kualanamu memang meminimalisir keterlibatan manusia dalam penanganan bagasi. Setelah check-in, bagasi penumpang langsung dimasukkan ke line conveyor. Di Bandara Kualanamu, terdapat 4 line conveyor. Total panjangnya mencapai 2 KM.
Pemeriksaan X-Ray akan berlangsung di line conveyor. Jika diduga ada barang yang mencurigakan, pemeriksaan dilakukan dengan level bertingkat. Jika tidak lolos pemeriksaan, bagasi akan dibawa ke lokasi pemeriksaan barang, dan calon penumpang dipanggil.
Bagasi yang lolos pemeriksaan kemudian berpindah ke Helixorter. Pada bagian inilah bagasi disortir untuk dipindahkan ke pengumpulan bagasi sesuai tujuan dan maskapainya untuk segera dipindahkan ke pesawat.
Pada penampungan bagasi inilah manusia kembali dilibatkan. “Di bagian ini pernah terjadi percobaan pencurian, tapi tertangkap CCTV kita. System BHS ini diawasi 50 unit CCTV. Ada juga CCTV di area check-in dan area yang ditangani maskapai,” jelas Fauzi Riyandi, selaku Manager Operation and Maintenance BHS Bandara Kualanamu dari vendor PT Jaya Teknik Indonesia.
Pada Oktober lalu, pencurian bagasi kembali terjadi. Pencurian terjadi di kawasan make-up yang sudah dalam penanganan maskapai.
“Yang dicuri bagasi penumpang transit yang tidak lewat BHS. Itu pun ketahuan dan tertangkap CCTV,” demikian Fajar. [KM-03]














