SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Aliansi Nelayan Sumatera Utara Bersatu (ANSU Bersatu) resmi menggelar Kongres I Periode 2026–2031 di Kawasan Pantai Mangrove, Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (20/10/2026).
Ketua ANSU Bersatu periode 2021–2026, Sutrisno, menegaskan bahwa organisasi ini dibentuk bukan sekadar wadah untuk menyampaikan keluhan, melainkan sebagai ruang perjuangan yang menghimpun kekuatan seluruh nelayan di Sumatera Utara.
“Kita adalah wadah perjuangan untuk membangun kesadaran politik dan mendorong perubahan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat pesisir. Perbedaan wilayah, alat tangkap, maupun kepentingan kelompok tidak boleh memecah persatuan kita dalam memperjuangkan keadilan,” tegas Sutrisno dalam pidato pembukaannya.
Sutrisno menyerukan agar seluruh elemen nelayan bersatu membangun ANSU menjadi organisasi yang kuat, mandiri, kritis, dan konstruktif, serta konsisten dalam mengawal kebijakan pemerintah.
Kongres I yang berlangsung selama dua hari (20–21 Oktober 2026) ini dijadwalkan dengan pembahasan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), tata tertib, dan program kerja. Adapun agenda pemilihan Ketua ANSU Bersatu dijadwalkan berlangsung pada hari kedua dan berpotensi ditempuh melalui mekanisme aklamasi.
Kegiatan ini sendiri dibuka secara resmi oleh Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, yang dalam sambutannya mengapresiasi peran ANSU Bersatu serta mengajak para nelayan untuk bersatu dan berkolaborasi aktif dengan pemerintah, termasuk dalam mendukung program pembangunan pemukiman dan kesejahteraan masyarakat pesisir.














