Asosiasi Pilot Lion Group: Manajemen Lion Air Bermasalah

JAKARTA, KabarMedan.com | Ketua Serikat Pekerja Asosiasi Pilot Lion Group (APLG), Kapten Eki Adriansjah, merespons keterlambatan penerbangan beberapa penerbangan Lion Air di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang memicu kemarahan para calon penumpang, pada Minggu (31/7/2016).

“Kejadian tersebut sesungguhnya makin menegaskan adanya masalah serius dan kronis dalam manajemen Lion Air,” kata Eki dalam siaran persnya, Selasa (2/8/2016).

Ia meyakini insiden tersebut secara langsung maupun tidak langsung berkorelasi dengan permasalahan ketenagakerjaan yang sedang dihadapi para pilot SP-APLG saat ini.

Baca Juga:  Electricity Connect 2026: PLN Group Teken 5 Kolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hingga Rp3,3 Triliun

“SP-APLG berpandangan pengelolaan industri penerbangan, dimana Lion Air termasuk di dalamnya, seyogyanya mengikuti kaidah-kaidah tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta menaati seluruh regulasi dan perundangan yang berlaku, terlebih lagi karena industri ini sangat terkait dengan kepentingan dan keselamatan orang banyak,” ujar Eki.

Pada kenyataannya, SP-APLG merasakan hal tersebut tidak tercermin dalam praktik manajemen Lion Air selama ini, khususnya dalam aspek ketenagakerjaan.

Baca Juga:  PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

“Untuk itu SP-APLG menyerukan kepada masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk dapat menyikapi persoalan ini secara serius,” terang Eki.

Eki menyatakan siap membeberkan secara terbuka berbagai permasalahan di Lion Air yang pada dasarnya tidak hanya merugikan para pilot dan pekerja Lion Air, tapi juga merugikan publik sebagai pengguna jasa Lion Air.

Baca Halaman Selanjutnya

Berkomentarlah secara bijaksana, komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator.

Please enter your comment!
Please enter your name here