Brilian : KTP Sebaiknya Disatukan dengan Kartu BPJS

[Kabarmedan.com] – Ketua Komisi E DRPD Sumatera Utara, Brilian Mochtar meminta kepada pemerintah untuk menggabungkan Kartu Tanda Penduduk dengan Kartu BPJS Kesehatan. Hal itu dilakukan guna menghemat anggaran pencetakan kartu dan memper mudah masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

“Untuk apa banyak-banyak kartu. Selama ini kan pemerintah masih mengeluh kalau anggaran habis untuk buat KTP. Makanya digandeng saja. Jadi ke depan, kalau punya KTP yang berlogo BPJS, enggak perlu ditanya-tanya untuk mendap atkan pelayanan kesehatan. Jadi bisa lebih cepat,”ujar Brilian, Rabu (12/3/2014).

Baca Juga:  PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Diakuinya, dengan penyatuan data tersebut, proses pendataan peserta BPJS akan lebih mudah dilakukan. Karena, selain data pribadi, pemerintah juga dapat mencatat riwayat kesehatan masyarakatnya. “Kalau bisa datanya lengkap tentunya kan lebih bagus. Kebutuhan untuk maping-maping kependudukan akan lebih mudah dilakukan. Tapi kita berharap BPJS Kesehatan yang membiayai kartunya, sehingga pemerintah tidak perlu diberatkan lagi,”katanya.

Baca Juga:  Electricity Connect 2026: PLN Group Teken 5 Kolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hingga Rp3,3 Triliun

Kepala BPJS Kesehatan Divisi I Regional I Sumut-Aceh, dr Oni Jauhari mengaku tertarik dengan wacana tersebut. Dirinya pun menyatakan siap mengeluarkan anggaran untuk realisasi penyatuan kartu itu.“Saya pikir itu wacana yang menarik. Nanti akan segera kita komunikasikan secara vertikal di perusa haan,”katanya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana, komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator.

Please enter your comment!
Please enter your name here