UNIMED Diseminasi Pelatihan Modul 3 SD/MI USAID PRIORITAS

MEDAN, KabarMedan.com | Universitas Negeri Medan (UNIMED) melakukan diseminasi Pelatihan Modul 3 untuk SD/MI yang dikembangkan oleh USAID PRIORITAS. Sebagai kampus LPTK (Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan), UNIMED yang merupakan mitra USAID PRIORITAS berkomitmen meningkatkan kualitas tenaga pendidik.

“Kami menyadari pentingnya terus-menerus meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Itulah sebabnya kami bermitra dengan USAID PRIORITAS. Modul-modul pelatihan yang dilakukan USAID PRIORITAS sangat bagus, tetapi tidak semua dosen di UNIMED sudah mendapatkan pelatihannya. Karena itulah kami berinisiatif melakukan diseminasi,” kata Wakil Rektor I UNIMED, Prof. Dr. Abdul Hamid K. M.Pd, dalam sambutannya saat pembukaan pelatihan, Kamis (6/10/2016).

Baca Juga:  Dukung Industri Data Center, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Pelatihan yang diadakan selama 3 hari pada 6 – 8 Oktober 2016 di Aula Lt. 4 Digital Library UNIMED ini, diikuti oleh 25 dosen UNIMED dan diisi dengan praktik mengajar di sekolah mitra USAID PRIORITAS.

Sementara itu, Koordinator Provinsi Sumatera Utara (Sumut) USAID PRIORITAS, Agus Marwan mengatakan, bahwa Pelatihan Modul 3 untuk SD/MI USAID PRIORITAS fokusnya adalah literasi.

“Hasil test yang sudah kami lakukan tentang kemampuan membaca siswa (Early Grade Reading Assessment) di Sumut masih sangat rendah. Pun penelitian yang sudah dilakukan UNESCO, bahwa dari 1000 orang Indonesia hanya satu orang yang gemar membaca,” ujar Agus.

Baca Juga:  PLN Tebar Semangat Berbagi Iduladha, Salurkan Lebih dari 2.000 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia

Dia menambahkan, pelatihan modul 3 ini melatih para tenaga pendidik tentang bagaimana meningkatkan kemampuan literasi anak dan memfasilitasi anak agar terampil membaca.

“USAID PRIORITAS untuk seluruh Indonesia sudah mendistribusikan sekitar 12 juta Buku Bacaan Berjenjang (BBB) di ribuan sekolah di Indonesia, termasuk buku panduan untuk guru. Dengan adanya diseminasi seperti yang sudah dilakukan UNIMED, diharapkan semakin banyak tenaga pendidik yang menerima manfaat, yang akhirnya membantu meningkatkan kemampuan literasi anak-anak Indonesia,” pungkasnya. [KM-01]