MEDAN, KabarMedan.com | Gubernur Sumatera Utara, Ir HT Erry Nuradi MSi mengharapkan Bunda Paud dapat mendorong para orangtua aktif membentuk karakter anak. Figur ibu sebenarnya memiliki peran yang strategis di setiap jenjang pemerintahan.
“Bunda Paud memilik andil untuk berpartisipasi dalam kegiatan bina keluarga balita, mulai dari tingkat terendah di desa atau kelurahan hingga tingkat pusat,” kata Gubsu Erry dalam acara Gebyar Paud Sumut sekaligus pelantikan Himpaudi dan Pengukuhan Bunda Paud Kabupaten/Kota di Asrama Haji Medan, Selasa (25/10/2016).
Hadir Bunda Paud Sumut Hj Evi Diana Erry Nuradi, Ketua Pengurus Pusat Himpaudi Nurbiana Dhieni, Plt Kadis Pendidikan Provsu Arsyad Lubis dan 8 Bupati/Walikota serta 13 Bunda Paud yang dikukuhkan.
Erry mensinyalir saat ini partisipasi orang tua semakin kecil. Cara pengasuhan yang disampaikan di Paud jangan sampai berbeda atau bahkan bertolak belakang dengan pola pengasuhan di rumah.
“Gebyar Paud ini agar dapat dilaksanakan demi pengembangan anak usia dini, agar memupuk minat dan bakat serta kreatifitas anak sekaligus turut serta dalam rangka mendukung program pemerintah yakni Gerakan Nasional Paud Berkualitas,” ujar Erry.
Bunda Paud Sumut Hj Evi Diana Erry Nuradi bahwa Bunda Paud adalah figur ibu yang melekat pada setiap kepala daerah. “Keberadaan Bunda Paud bukan semata sebagai simbol, tetapi dituntut memiliki peran sebagai tokoh sentral dalam pengembangan program Paud di wilayahnya masing-masing,” tutur Evi.
Bunda Paud juga diharapkan mampu menjalin komunikasi dengan semua kelompok masyarakat di wilayah. “Bunda Paud harus bisa melindungi dan mengayomi penyelenggara serta mengkoordinasi berbagai program layanan anak usia dini yang sekaligus mensinergikan satu sama lainnya,” ungkap Evi.
Evi juga berpesan agar Bunda Paud Kabupaten/Kota se Sumut yang dikukuhkan menjadi panutan dan tauladan bagi anak usia dini dan masyarakat serta membina kelangsungan program Paud.”Tak hanya memperhatikan dan mengembangkan pendidikan ,kesehatan, gizi, pengasuhan, perawatan dan perlindungan anak,” harap Evi.
Adapun 13 Bunda Paud Kabupaten/Kota yang dikukuhkan yakni Nias Utara, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Induk, Gunung Sitoli, Labuhan Batu, Sibolga, Toba Samosir, Labuhanbatu Utara, Humbahas, Pakpak Barat, Madina dan Karo. [KM-03]














