FKK UNPRI Lantik dan Ambil Sumpah Perawat Profesi Ners

MEDAN, KabarMedan.com | Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Universitas Prima Indonesia, menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah perawat yang menyelesaikan pendidikan Program Studi Profesi Ners.

Ketua DPW PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Provinsi Sumatera Utara, Mahsur Al Hazkiyani S. Kep Ners mengharapkan, sebagai perawat harus aktif juga dalam organisasi perawat sehingga dapat memberi kontribusi.

Untuk pengembangan profesi perawat, Mahsur juga menekankan terhadap peningkatan keterampilan dan memperhatikan etika di dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada klien.

Sementara itu, Wakil Rektor I UNPRI Seno Aji S. Pd, M. Eng Prac menambahkan, perawat profesional harus kompeten di bidangnya, bertanggung jawab dan bersikap yang baik.

Baca Juga:  Dukung Industri Data Center, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

“Pelantikan dan pengambilan sumpah perawat yang telah menyelesaikan Pendidikan Program Studi Profesi Ners merupakan awal dari perjuangan dalam menjalan profesi sebagai dokter,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dekan FKK UNPRI Chrismis Novalinda Ginting S. SiT, M. Kes mengatakan, pengambilan sumpah perawat (Profesi Ners) merupakan bentuk kegiatan, menyangkut Legalitas Profesi Ners yang dilantik dan diambil sumpah menjadi seorang perawat, sehingga dapat mengaplikasikan ilmunya sebagai perawat klinis di rumah sakit dan institusi kesehatan lainnya di bidang keperawatan.

“Lulusan profesi Ners FKK UNPRI memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk siap bekerja menjadi perawat di ruang ICU, IGD, HD dan IBS yang juga merupakan peminatan program studi profesi Ners,” ungkapnya.

Baca Juga:  PLN Tebar Semangat Berbagi Iduladha, Salurkan Lebih dari 2.000 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia

Pendiri UNPRI Dr I Nyoman E Lister M. Kes, AIFM, didampingi Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard, mengucapkan selamat kepada para lulusan FKK yang sudah dilantik dan diambil sumpahnya.

Tokoh pendidikan Sumut ini juga menyebutkan, bahwa perawat baru harus siap beradaptasi dengan kemajuan teknologi kesehatan, dan pengembangan kualitas pelayanan yang professional.

“Saat ini tuntutan masyarakat terhadap mutu pelayanan kesehatan dari para perawat juga semakin meningkat. Seiring dengan tuntutan tersebut maka para perawat harus membekali diri dengan ilmu dan pengalamannya,” pungkasnya. [KM-03]