JAKARTA, KabarMedan.com | Data United Nation Office on Drugs and Crime (UNODC) menyebutkan, sekitar 200 juta orang menggunakan obat-obatan terlarang seperti kokain, ganja, halusinogen, dan opiat di seluruh dunia.
Penyalahgunaan dan peredaran gelap obat-obatan terlarang (narkoba) tersebut merupakan kejahatan di masyarakat. Selain itu, timbul permasalahan yang lebih besar terhadap sosial, ekonomi, dan politik yang juga berpengaruh terhadap pembangunan negara.
Rumah Sakit Columbia Asia Indonesia menyelenggarakan kegiatan yang serentak diikuti seluruh cabang Rumah Sakit di Indonesia termasuk, Medan, Semarang dan Jakarta. Acara ini mengambil tema “Peran Aktif Dan Pendayagunaan Seluruh Komponen Dan Potensi Bangsa dalam Menghadapi Darurat Nasional Menuju Bangsa yang Bersih Narkoba”, Kamis (22/6/2017).
Rumah Sakit Columbia Asia Indonesia bekerja sama dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) dan sejumlah Panti Rehabilitasi di masing-masing kota untuk memberikan motivasi untuk hidup sehat tanpa narkoba. Motivasi yang diberikan melalui edukasi dari dokter dan psikolog mengenai bagaimana menjadi pribadi sosial yang dapat berperilaku asertif dan memiliki keterampilan sosial yang baik.
Seluruh peserta diberikan keterampilan tambahan seperti “Clay Art”. Dimana sebagian besar peserta acara yang merupakan mantan pengguna narkotika. Sebagai penutup acara, peserta beserta perwakilan dari BNN (Badan Narkotika Nasional) dan Rumah Sakit Columbia Asia di masing-masing kota melaksanakan buka puasa bersama.
Bentuk kegiatan memperingati Hari Narkoba Sedunia ini merupakan bagian dukungan Rumah Sakit Columbia Asia Indonesia terhadap pencegahan penggunaan narkoba berdasarkan ilmu pengetahuan. Dukungan ini merupakan investasi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan anak-anak, remaja, dan keluarga di tanah air. [KM-03]














