Luhut: Pencarian Korban KM Sinar Bangun Sudah Maksimal

SIMALUNGUN, KabarMedan.com | Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menilai, pemerintah telah melakukan upaya semaksimal mungkin dalam pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba pada Senin 18 Juni 2018 lalu.

Demikian dikatakan Luhut saat melakukan peninjauan Ke Posko SAR di Pelabuhan Tigaras, Simalungun, Sumatera Utara, Senin (02/7/2018).

“Saya berterima kasih kepada seluruh laporan yang ada. Penanganan disini sudah dilakukan semaksimal mungkin,” katanya.

Ia mengatakan, Kemenko Maritim bersama Basarnas dan Kemenhub,telah melakukan evaluasi, dan hasilnya akan dijelaskan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Pasar Murah Pertamina Jangkau 1.000 Masyarakat Prasejahtera di Deli Serdang

“Jadi pembangunan infrastruktur ini tidak terbayangkan kita, bahwa akibat dari pembangunan bandara Silangit, jalan yang diperbaiki dan Samosir yang jalan lingkarnya diperbaiki, tiba-tiba ledakan manusia datang ke sini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan Bupati Simalungun bahwa kedatangan pengunjung meningkat sampai 80%.

“Terkait kecelakaan itu ternyata 6 pelabuhan tidak kita kelola dengan bagus. Sekarang kita sepakat dalam 6 bulan akan selesai diperbaiki,” ucapnya.

Untuk itu, katanya, pihaknya melakukan penugasan kepada TNI, Polri, Kemenhub, dan Pemda untuk membuat semua list yang ada. Termasuk mengaudit kapal-kapal yang ada di Danau Toba.

Baca Juga:  Logistik Sumut Mulai Bangkit, Arus Peti Kemas Tumbuh 5% di Awal 2026

“Tadi sudah saya tanyakan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tentang perhubungan darat untuk mengaudit semua. Jadi kita berharap semua pelaksanaan diketik,” cetusnya.

Luhut juga setuju akan dibangunnya tugu untuk para korban KM Sinar Bangun.

“Saya setuju dengan pembangunan itu, tapi jangan asal dibangun, desainnya yang bagus agar itu bisa jadi kenangan bagi keluarga yang ditinggalkan,” pungkasnya. [KM-03]