SERDANGBEDAGAI,KabarMedan.com | Selama sepuluh tahun pasangan kakek dan nenek, Sulaiman (81) dan Suratik (60) tinggal di gubuk reot berukuran 3X5 tak layak huni dengan kondisi memperithatinkan.
Saat ditemui dikediamannya dusun IV Kampung Indam Desa Silau Rakyat Kecamatan Sei Rampah Kabupten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (24/07/2018), Kek Sulaiman mengatakan kondisinya serba dalam kekurangan.
Bahkan kadang untuk kebutuhan kehidupan sehari – hari mengharapkan belas kasih masyarakat yang iba melihat kondisi mereka, namun begitu Ia enggan meminta – minta sehingga terkadang mereka sering tidak makan karena dirinya sudah tidak bisa lagi bekrja.
“Kalau untuk makan kadang makan kadang tidak, Saya malu minta-minta namun terkadang ada bantuan masyarakat juga ya kita terima,”ujarnya.
Lebihjauh disampaikan Kek Sulaiman, bahwa dirinya juga tak jarang mengalami sakit namun tak ada biaya berobat sehingga dirasakan sendiri saja karena malu untuk meminta kepada warga.
Sebelumnya kata Dia, ada oknum yang datang menjanjikan untuk membantu membangun rumah mereka tetapi hingga saat ini tidak ada realisasinya.
“Dulu pernah roboh, tapi masyarakat bergotong royong membantu kami, memnag ini bukan tanah kami. Kami hanya menumpang”, kata Kek Sulaiman.
Sementara Nek Suratik mengaku, kalau datangn hujan mereka selalu kedinginan karena rumah yang mereka tinggali separuh tidak beratap, dan dindingnya tepas, bahkan makan hanya dapat belas kasihan dari masyarakat.
Sedangkan menurut keterangan Sahruddin (35), tetangga Kakek Nenek tersebut, kedua orang tua ini kalau untuk makan dari belas kasihan masyarakat namun Kakek Nenek ini malu untuk meminta-minta.
“Kalau kami berharap ada bantuan Pemerintah maupun para Dermawan dalam meringankan beban derita masyarakat terkhusus yang dialami Kek sulaiman dan Nek Suratik ini,”harapnya.[KM-04]














