PALEMBANG,KabarMedan.com | Pelatih PSMS Medan, Peter Butler mengatakan PSMS kehilangan momentum penting menjelang laga menghadapi Sriwijaya FC yang dijadwalkan Kamis 18 Oktober 2018 di Stadion Jaka Baring.
Menurut Butler, usai menjalani laga tandang ke Barito, Persela dan Perseru, anak asuhnya sedang on fire dan semangat tinggi ketika akan menghadapi PS. TIRA di Stadion Teladan yang semula dijadwalkan pada 12 Oktober lalu, namun momentum itu hilang setelah pertandingan ditunda karena bersamaan dengan kedatangan Wapres Jusuf Kalla ke Medan.
Namun demikian, Ia yakin dengan persiapan yang telah dilakukan dapat membawa semangat tinggi dan hasil maksimal pada laga lanjutan Liga 1 pekan ke 26 ini.
“Kita kesini hilang sedikit momentum karena kita berencana main dengan PS.TIRA tapi ditunda. Untuk persiapan bagus tapi situasi sulit, mungkin lebih sulit karena kondisi hujan, semua orang harus mengerti itu”, kata Peter Butler pada Pre Match Konferen di Stadion Jaka Baring Palembang, Rabu (17/10/2018).
Butler mengatakan, bermain di Jaka Baring sangat sulit, hal itu dirasakannya saat menjadi juru racik Persipura saat itu. Ia mengungkapkan Sriwijaya punyak banyak pemain berbakat yang akan menyulitkan PSMS.
“Waktu itu saya kesini (Jaka Baring) bersama Persipura, saya tahu game disini sangat sulit, mereka (Sriwijaya FC) ada banyak pemain berbahaya, kita beri hormat kepada mereka, tetapi saya harap semua orang PSMS mengerti kalau kita mau keluar dari situasi ini kita harus menjaga mentalitas yang serius karena PSMS dalam kondisi kritis”, ucapnya.
“Saya datang kesini (PSMS) untuk membangkitkan performa PSMS bukan mencari gaji yang besar tetapi untuk membantu PSMS, namun saya berfikir mungkin orang dekat kita tidak serius, mereka tidak mengerti bagaimana membangkitkan motivasi pemain dan serius dalam persiapan untuk meningkatkan kualitas dalam pertandingan ini. Jangan lupa beberapa waktu lalu Sriwijaya berada di papan atas dan memiliki banyak pemain berkualitas, tapi kalau orang datang kesini berfikir pertandingan tak sulit dan mudah, mereka gila, saya tahu mereka (pemain PSMS) tegang dalam pertandingan yang intensitasnya tinggi ini”, pungkas Butler.
Sementara itu Rahmad Hidayat yang mendampingi Peter Butler mengaku pertandingan Derby Sumatera ini akan berat bagi PSMS Medan, namun Ia yakin dapat mencuri poin dari Laskar Wong Kito.
“Menurut saya pertandingan besok berat, namun kita sudah mengantisipasi dan juga berambisi untuk mencuri gol di Palembang”, pungkasnya. [KM-04]















