AMSI: Sudah Saatnya Pemerintah Melakukan Pencegahan Hoaks

JAKARTA, KabarMedan.com | Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wenseslaus Manggut menilai, dalam mengatasi hoaks sudah saatnya pemerintah mulai memikirkan sisi pencegahan dari pada literasi-literasi.

Hal tersebut sangat penting, saat ini karakter masyarakat lebih suka men-share yang lebih menyenangkan dirinya, dengan andrenalin tinggi ketimbang sesuatu yang benar. Hoaks juga sering kali tidak ada kaitannya dengan konstelasi politik seperti di USA.

“Jangan-jangan di kita juga seperti itu. Saya sering liat di mesin berbagi video, kelihatanya bukan dibikin oleh pendukung si A atau B, namun hanya mencari keuntungan. Ini harus ditindak tegas, karena hoaks menghancurkan peradaban bangsa,” kata Wens dalam dialog khusus di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2018).

Ia mengatakan, hoaks juga dapat menimbulkan sikap apatis dari sebagian milenial untuk golput. Dimana, fenomena golongan putih (olput) dilihat sejarahnya, merupakan protes dari bagian sistem pada saat orde baru.

“Jima kita memilih artinya melegalkan sistem saat itu, dan menjadi sangat relevan sebagai bagian dari protes terhadap sistem. Nah sekarang apa yang mau diprotes, sistem saat ini sudah terbuka dan melibatkan masyarakat dalam menentukan sesuatu. Kita mau protes soal trotoar terlalu kecil, cukup status rame-rame dimedia sosial Walikota nya akan melihat dan langsung merespon memperbaikinya,” ujarnya.

Saat ini, katanya, teknologi memungkinkan kita untuk berpartisipasi dalam mengatur jalannya kekuasaan, dan pemerintah juga sudah memaksimalkan kekuatan teknologi sebagai jalan untuk melibatkan masyarakat dalam mengelola proses sesuatu.

“Jadi sangat-sangat clear sebenarnya, mau pilih a atau b sebaiknya jangan golput, kalau mau terlibat dalam mengelola atau mengatur yang tadi-tadi itu,” ucapnya.

Menurutnya, jika golput karena tanpa alasan yang kuat maka sudah bukan lagi jamannya. “Saya kira udah ga jamannya ya, karena ga punya alasan lagi,” jelansya.

Dari sisi tujuan, katanya, politik itu mengatur kehidupan kita bersama.  “Ada proses politik dalam pasokan listrik dan lain sebagainya. Maka sekali lagi golput itu saat ini udah ga jamannya,” tandasnya. [KM-03]