Tak Dapat Izin Keramaian, Dua Laga Kandang Terakhir PSMS Dipindah Keluar Kota

MEDAN, KabarMedan.com | Sisa dua laga kandang PSMS Medan di kompetisi Liga 2 wilayah barat yang harusnya berlangsung di Stadion Teladan, Medan harus pindah ke stadion lain karena tidak mendapat izin keramaian dari Polrestabes Medan.

PSMS Medan dijadwalkan akan menjamu Babel United pada 12 Oktober 2019, sebelum akhirnya kembali menjamu Persiraja di laga akhir musim pada 17 Oktober 2019.

Sekretaris PSMS Medan, Julius Raja mengatakan, putusan itu merupakan hasil rapat pihaknya dengan Polrestabes Medan, Sabtu (5/10/2019).

Dalam rapat tersebut, pihak kepolisian hanya memberi izin pertandingan di Stadion Teladan setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober mendatang.

Julius mengatakan, pihak Polrestabes Medan menilai alasan tidak dikeluarkan izin keramaian karena masih ada potensi kerawanan kondisi kamtibmas di wilayah Kota Medan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

“Sebenarnya ya mau apa di bilang?, alasan mereka seperti itu. Kami rapat dari jam 2 sampai jam 4 sore. Intinya mereka tidak memberi izin lah, sampai di atas tanggal 20 Oktober baru boleh,” ucap Julius.

Pria yang akrab disapa King itu, langsung membuat laporan secara lisan kepada PT LIB terkait putusan itu. Pihak LIB juga telah memberikan alternatif. Laga akan tetap berlangsung tapi di luar Kota Medan atau di lokasi netral.

Begitu pun, manajemen PSMS mengaku akan mengupayakan laga di gelar tidak jauh dari  Kota Medan. Pilihannya adalah Stadion Baharoeddin Siregar di Lubuk Pakam, Deli Serdang.

Dengan kondisi tersebut, manajemen kembali mengalami kerugian terutama masalah finansial. Manajemen mengaku, kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah. Ini sudah termasuk kerugian laga tunda PSMS versus Babel United.

Pihaknya juga menyayangkan dengan putusan pihak Polrestabes Medan. Padahal, laga kandang sangat menentukan masa depan PSMS untuk bisa lolos ke babak 8 besar.

Begitupun, King tetap menerima putusan pihak kepolisian, dan akan bergerak cepat mengonfirmasi kepada tim lawan terkait rencana pemindahan lokasi pertandingan.

“Kalau mengganggu pemain, karena bermain di tempat netral kan. Walau pun suporter kami di sana juga kan. Segala arah sudah kami buat, tapi apa boleh buat. Sebenarnya Kapolres bisa ambil putusan untuk tetap siap dilaksanakan. Mungkin dia gak mau ambil beban atau risiko,” ucapnya.

Saat ini, PSMS Medan masih akan menjalani laga tandang melawan PSGC Ciamis pada Senin, 7 Oktober 2019 mendatang. PSMS sementara masih berada di peringkat 5 klasemen sementara Liga 2 wilayah barat dengan 31 poih hasil 19 laga. [KM-01]