PALUTA, KabarMedan.com | DPD AMPI Sumut menyerahkan jamban sehat untuk masyarakat
Desa Saba Sitahul Tahul dan Saba Bangun, Padang Bolak, Kabupaten Paluta pada Jumat (14/12/2019).
Kegiatan tersebut dirangkai dengan pemberian makanan tambahan kepada para ibu hamil dan balita.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPD AMPI SUMUT Dr. David Luther Lubis, SKM, MKed (OG), SpOG(K), Sekjen Golkar Sumut yang juga wakil ketua DPD AMPI Sumut Amas Muda Siregar, jajaran pengurus dan kader AMPI se-Sumut, Bupati Padanglawas Utara yang diwakili Kabag Administrasi Pembangunan M. Khadafi, perwakilan Dandim, perwakilan Polsek, Camat, Kepala Desa Sitahul Tahul, dan tokoh masyarakat setempat.
Ketua DPD AMPI SUMUT Dr. David Luther Lubis, SKM, MKed (OG), SpOG(K) mengatakan, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian AMPI, mendukung program Pemprov Sumut dalam pencegahan stunting.
“Stunting merupakan masalah bersama yang harus dikawal dan di sosialisasikan dengan konstan, sehingga target intervensinya dapat tercapai,” katanya dalam keterangannya, Minggu (15/12/2019).
Dengan mencegah stunting, katanya, akan lebih cepat dan berpeluang untuk menciptakan generasi yang sehat dengan potensi SDM unggul demi tercapainya Indonesia Maju.
“AMPI sebagai organisasi melihat kesehatan merupakan sektor hulu untuk pembentukan generasi dengan SDM unggul. Dengan generasi yang sehat, akan banyak mencetak generasi yang pintar dan sukses,” ungkapnya.
AMPI yang sampai saat ini memiliki 45.000 kader di Sumut siap untuk mendukung dan melaksanakan kegiatan pencegahan stunting secara bersama-sama dengan dinkes Provsu dan juga dinkes kab/kota.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang diwakili Kadis Kesehatan Provsu menyebutkan, Paluta menempati urutan ke-3 tertinggi penderita stunting, yaitu sebesar 47,53% s setelah Nias dan Mandailing Natal. Dengan kata lain dari 2 orang anak yang lahir, 1 orang menderita stunting.
Diharapkan, kegiatan ini juga dapat dilakukan oleh AMPI yang ada di kabupaten/kota yang ada di Sumut. [KM-03]














