Virus Hog Cholera Menyebar ke 18 Kabupaten/Kota di Sumut

MEDAN, KabarMedan.com | Virus hog cholera dan kolera babi dan african swine fever (ASF) kini menyebar di 18 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara Muhaimin D mengatakan, berdasarkan data yang disebutkan 2 kabupaten yang kini tersebar virus tersebut, yaitu Batu Bara dan Mandailing Natal (Madina). Ia mengaku, jumlah kematian babi hingga 5 Januari 2020 mencapai 35.886 ekor.

“Ada dua kabupaten yang bertambah. Di Kabupaten Batu Bara terjadi kematian sebanyak 66 ekor dan Mandailing Natal 6 ekor,” katanya, Senin (6/1/2019).

Baca Juga:  Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Deliserdang dan Sergai, Pelaku Usaha Diminta Urus Izin

Ia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan surat dari Kementrian Pertanian. Salinan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 820/KPTS/PK.320/M/2019 tentang pernyataan wabah penyakit demam babi afrika (African Swine Fever) pada beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara diketahuinya melalui aplikasi percakapan WhatsApp.

“Itu ditetapkan Menteri pada 12 Desember 2019, tapi surat resmi dari Kementrian belum kami terima. Hanya dari wa-wa saja. Mungkin itu ditujukan ke Gubernur. Belum ada tembusan, belum ada yang resmi dari gubernuran,” katanya.

Baca Juga:  Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 KM Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Untuk itu, pihaknya masih menunggu arahan dari Gubernur untuk penanganan selanjutnya.

“Soal pemusnahan kita masih menunggu arahan dari Gubernur. Sore ini ada rapat evaluasi di Gubernuran,” katanya.

Sebelumnya, ada 16 kabupaten yang dinyatakan sebagai daerah virus hog cholera dan ASF, yaitu Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Karo, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Samosir, Simalungun, Pakpak Bharat, Langkat, Tebing Tinggi, Pematang Siantar dan Medan. [KM-05]