Mentan Bandingkan KUR di Sultra dan Jawa

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Foto: KabarMedan.com

SERGAI, KabarMedan.com | Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Presiden Joko Widodo memiliki satu permintaan yakni, sepanjang kepentingan rakyat maka harus dibela. Dalam konteks itu, dia meminta agar perbankan untuk membantu peternak untuk mengembangkan usahanya.

Syahrul mengatakan, untuk membantu peternak salah satunya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kemudian, teknis perbankan juga tidak boleh ribet, Bupati, Menteri, Dirjen dan lainnya, bisa menjadi penjamin.

“Bu Sekda saya ingin Pak Gubernur mau pakai KUR yang ada tahun ini, di atas 1 triliun. Saya siap untuk tanggung jawab. Masa’ Sulawesi Tenggara berani ambil 1,5 triliun, Jawa di atas 2 triliun, tadi saya lihat (di sini) cuma 45 miliar. Masih sangat sedikit perbankan, kalian masih harus kerja keras,” katanya di Sergai, Kamis (20/2).

Baca Juga:  Bobby Nasution Tinjau Jalan Rusak di Galang, Pastikan Perbaikan Segera Dimulai dan Galian C Ilegal Ditutup

Jika inputnya kurang, katanya, maka sudah bisa dipastikan outputnya sedikit.

“Yang penting adalah dengan niat baik dan tidak boleh salah, tidak boleh korupsi dan tidak boleh dengan cara-cara yang buruk,” ungkapnya.

Berdasarkan pengalamannya menjadi kepala daerah selama 25 tahun, ketika perbankan dihadirkan di tengah-tengah masyarakat, maka mereka harus dibiasakan menghitung sendiri apa yang harus dilakukan.

“Sejak masa orde baru menjadi pejabat, dari kepala desa, lurah, camat, sekwilda, bupati dan kepala daerah, pertanian tak pernah rugi. Kalau rugi, ada dua penyebabnya, ibadahnya kurang baguis kedua salah manajemen,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Deliserdang dan Sergai, Pelaku Usaha Diminta Urus Izin

Saat menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan, dia pernah menggulirkan kredit yang nilainya mencapai Rp 3,1 triliun dan yang macet hanya sekitar 300 juta.

“Sebagai gubernur langsung saya bayarkan. Tak lebih dari 1 sekian persen macetnya. Oleh karena itu saya tadi tanya, kok ambil kredit 50 juta. Kok tanggung banget. Bank, kasih kalau hanya 1-2 miliar, kalau perlu jaminkan APBD-mu. dan saya akan minta dirjen peternakan bantu, perkebunan bantu yang penting untuk rakyat bantu, mainkan KUR dan bantuan lain,” pungkasnya. [KM-05]