MEDAN, KabarMedan.com | Pemko Medan akan menata kawasan heritage Kesawan, sehingga bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Medan.
Pelaksana tugas Walikota Medan Akhyar Nasution mengatakan, pihaknya akan menyempurnakan Detail Engineering Design (DED) sehingga bisa disesuaikan dengan kondisi saat ini.
“DED itu sudah disusun di tahun 2012 lalu, sehingga untuk mewujudkan rencana ini tidak perlu menunggu waktu lama, karena kita tinggal review ulang dan menetapkan lembaganya,” kata Akhyar, Jumat (6/3).
Ia mengatakan, saat ini yang menjadi tantangan terberat pemerintah kota Medan adalah menyakinkan pemilik gedung untuk mau bekerja sama dengan pemerintah kota Medan dalam penataan.
“90 persen dari gedung tua dan bersejarah itu adalah milik pribadi. Karenanya yang harus kita lakukan adalah menyakinkan mereka tentang manfaat ekonomi dari penataan itu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, merujuk dari hasil kunjungan yang ia lakukan ke kota tua Semarang awal minggu ini, setidaknya ada pertumbuhan ekonomi hingga 4 kali lipat.
“Kita berencana menjadikan kawasan tersebut, kawasan kuliner, galeri seni dan menjadi pusat kegiatan bagi anak-anak muda,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, pemerintah kota Medan akan mengajukan kerjasama dengan kementerian PUPR termasuk dengan pemerintah provinsi Sumatera Utara.
“Pak Gubernur sangat mendukung ini. Jadi kita targetkan di 2021, realisasi fisiknya sudah bisa kita kerjakan,” pungkasnya. [KM-05]














