Aksi Bengis KKB Melukai Sejumlah Nakes di Papua

Lokasi tempat aksi bengis KKB dilakukan. (foto: Istimewa)

PAPUA, KabarMedan.com | Aksi bengis teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melukai sejumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) di Papua, dan sejumah fasilitas umum, termasuk puskesmas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Peristiwa ini dilakukan oleh KKB di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Pada Senin (13/9/2021) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Bangunan yang dibakar yaitu, puskesmas, kantor kas bank, hingga bangunan sekolah dasar. Selain itu, ada sejumlah warga yang menjadi korban, yakni lima orang nakes yang terluka akibat aksi tersebut. Awalnya, kelima nakes itu dilaporkan hilang, namun ditemukan dalam kondisi luka yang cukup parah.

“Seorang mantri dilaporkan belum ditemukan sampai saat ini,” kata Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Ahmad Musthofa Kamal, Kamis (16/9/2021).

Kamal menjelaskan, dari lima tenaga kesehatan tersebut, ada empat orang perawat dan seorang dokter. Saat ini para korban yang terluka parah sudah dalam penanganan medis.

Baca Juga:  PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft

Dandrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pengamanan mengatakan, jumlah nakes yang bertugas di Puskesmas Kiwirok ada 11 orang, yakni 8 orang berhasil diamankan di Pos TNI saat insiden kebakaran terjadi. Namun, masih ada tiga orang tenaga kesehatan yang nasibnya belum diketahui.

“Benar bahwa ada laporan dari Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif 403/WP yang saat ini bertugas di Kiwirok, tiga nakes belum diketahui keberadaannya,” ujar Brigjen Izak.

Ketiga nakes yang hilang itu diduga melarikan diri ke Pegunungan saat KKB Papua melakukan aksi dengan membakar puskesmas dan fasilitas rumah dinas mereka pada hari senin lalu.

“Saat kejadian itu, mereka mencoba menyelamatkan diri, kita coba akan memperhitungkan keadaan taktis medan untuk melakukan pencarian, karena lokasi sangat rawan,” tambahnya.

Saat ini aparat gabungan TNI-Polri masih mengejar teroris KBB yang melarikan diri usai melakukan aksi pembakaran. Aksi ini dipimpin oleh Lamek Taplo.

Baca Juga:  Mendagri Apresiasi Sumut Bantu Hibah Rp260 Miliar Ke Aceh

“Target pengejaran kita akan hancurkan mereka, karena mereka sudah menghambat pembangunan dengan membakar gedung pemerintah dan Bank Daerah di kiwirok,” tegasnya.

Polda Papua juga membentuk dua tim khusus untuk memburu para KKB tersebut. Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan saat ini Polda telah mengirim Tim khusus ke Distrik kiwirok pegunungan Bintang.

“Tim yang sudah kiita kirim ada dua dan sudah berangkat ke Pegunungan Bintang, dan akan disusul dua Peleton Brimob dari Polda Papua” ujarnya.

Dalam pemburuan, Fakhiri meminta tim untuk melakukan tindakan secara halus dan tepat sasaran. Dia mengingatkan jangan sampai personel menjadi korban selanjutnya.

“Saya minta kepada personel yang ditugaskan tidak untuk kepancing, karena bisa saja menimbukan korban jiwa bagi personel sendiri,” jelasnya. [KM-103]