Bandara Internasional Kualanamu Resmi Dikelola Perusahaan India Selama 25 Tahun

Bandara Internasional Kualanamu, Medan Foto: Shutter Stock

MEDAN, KabarMedan.com | Perusahaan asal India, GMR Airports terpilih menjadi mitra strategis pengelolaan bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara dalam jangka waktu 25 tahun. Kerjasama tersebut dikatakan bernilai sekitar USD 6 Miliar termasuk investasi dari mitra strategis bernilai Rp 15 Miliar.

Hal itu disampaikan dalam agenda Awarding Ceremony Strategic Partnership Kualanamu International Airport di Ballroom Kementerian BUMN, Jalan Merdeka Selatan Nomor 13, Jakarta Pusat.

“Melalui kerjasama strategis, PT Angkasa Pura II (Persero) dan Perusahaan GMR Airport International akan tergabung dalam Joint Venture Company (JVCo) yakni PT Angkasa Pura Aviasi dengan kepemilikan saham 51% AP II dan GMR 49%,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaludin, Jum’at (26/11/2021).

Baca Juga:  Pelayanan Kesehatan Masyarakat Sumut Naik Kelas, Umur Harapan Hidup Meningkat

Ia juga mengatakan, untuk selanjutnya kepengelolaan dan pengembangan Bandara Internasional Kualanamu akan diserahkan pada PT Angkasa Pura Aviasi, dimana GMR termasuk ke dalamnya.

“Akan dijalankan dengan skema kemitraan dengan jangka waktu 25 tahun, yang mana kita menyebut tujuan dari kemitraan ini 3E, Expansion the Traffic, Expertise Sharing, dan Equity Partnership,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, Pertamina Siapkan Penyaluran 1,2 Juta Tabung LPG 3 Kg

Awaludin menyebut kerjasama yang dilakukan sangat menguntungkan bagi Bandara Kualanamu, sebab adanya dukungan penambahan aset serta pengembangan bandara menjadi kapasitas 17 Juta penumpang pada Tahap I, sementara di Tahap II akan dikembangkan menjadi 30 Juta, sedangkan di Tahap III dengan kapasitas 42 Juta penumpang.

“Nantinya semua aset baru hasil pengembangan setelah 25 tahun akan diserahkan ke PT Angkasa Pura II,” tuturnya. [KM-06]