MEDAN, KabarMedan.com | Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman berang dan meminta pihak Bea Cukai untuk menahan limbah sampah plastik LDPE illegal sebanyak 3 peti kemas yang berasal dari Amerika Serikat yang masuk ke Pelabuhan Belawan tanggal 16 Maret 2021 lalu. Aulia meminta untuk mengirimkan kembali barang tersebut ke negara asal.
Limbah yang dikirim dari California tersebut diduga illegal dikarenakan di Indonesia sebagai pihak Basel tidak dapat menerima limbah yang dikontrol dari Basel AS. Aulia juga secara tegas menyatakan bahwa Indonesia juga tak pernah mengeluarkan izin untuk barang limbah masuk ke negara.
“Makanya, izin yang namanya izin import untuk limbah itu tidak ada. Itu melanggar aturan. Setidaknya kalau itu ditemukan di Belawan, itu harus dikirim kembali ke negara asal, itu aturannya,” ujar Aulia.
Ia juga mengatakan akan menindak tegas serta melakukan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda).
“Kita tidak mau Medan ini menjadi tempat penerimaan limbah. Sementara kita sendiri notabanenya satu hari limbah rumah tangga itu mencapai sekitar ribuan ton perhari. Kita kewalahan dengan limbah rumah tangga ditambah lagi dengan limbah ini dengan notabanenya kita tahu,” katanya.
“Jadi kita Pemko Medan tidak terimakan hal itu tolong pihak yang berwenang disitu terkhusus Bea Cukai agar menahan barang tersebut dan dikirim balik ke negara asal,” tambah Aulia selaku Wakil Wali Kota Medan,” sambung Aulia.
Dari hal tersebut, Wakil Wali Kota Medan juga mengatakan nanti akan melakukan koordinasi, dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang berkaitan dengan hal ini.
Sementara itu, untuk sanksi menurut Wakil Wali Kota Medan berada di pihak yang berwenang yaitu Bea Cukai. Pemerintah Kota Medan, kata Aulia, hanya dapat melakukan tindakan agar tak bisa masuk ke wilayah.
“Dengan himbauan untuk menindaklanjuti sampai keranah hukum itu wewenang daripada pihak kepolisian. Beacukai juga ikut terlibat disitu untuk memberikan informasi yang lengkap agar bisa dilanjutkan kepihak yang berwajib,” tutupnya. [KM-06]