MEDAN, KabarMedan.com | Memperingati Hari Anti Korupsi sedunia 2021, rombongan massa menggelar demonstrasi di depan kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu).
Massa datang membawa sejumlah spanduk dan menampilkan aksi teatrikal bertema Hari Anti Korupsi Sedunia.
Selain itu, massa juga berdemo sambil memasak 100 porsi martabak yang akan dimasak selama demo berlangsung.
Pada awal aksi, massa mempertanyakan komitmen Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dalam pemberantasan korupsi di Sumut.
Massa menilai Gubsu tidak menggelar kegiatan apapun saat peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia.
“Saya masih bertanya apakah gedung yang megah ini, Gubernur Sumatera Utara memperingati Hari Anti Korupsi hari ini? Kalau tidak memperingati, komitmen dan integrasi Bapak Gubernur kita pertanyakan,” teriak orator aksi, dilansir dari detiknews.com, Kamis (9/12/2021).
Orator aksi juga mengungkit temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal untung tak wajar dana penanganan virus Corona di Sumut dimana kasus itu sendiri belum selesai sampai saat ini.
“Kita minta Gubernur dan Wakil Gubernur untuk jujur menjelaskan ke masyarakat Sumatera Utara tentang temuan 70 miliar rupiah tahun 2020 dana APBD dalam refocusing virus Corona,” katanya.
Aksi massa ini mengakibatkan Jalan Diponegoro macet. Aksi juga dijaga oleh polisi dan Satpol PP. [KM-07]















