MEDAN, KabarMedan.com | Pada Semester I tahun 2022, volume angkutan barang PT KAI Divre I Sumut hanya 340.350 ton. Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 345.614 ton, jumlah tersebut mengalami penurunan.
Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono mengatakan penurunan volume angkutan barang tersebut merupakan dampak dari terhentinya ekspor CPO untuk sementara beberapa waktu lalu.
Hal itu mengakibatkan lalu lintas produk dari dan ke pabrik yang menggunakan jasa kereta api juga ikut turun.
Walaupun lebih rendah dari angka semester I tahun 2021, diyakini volume angkutan barang KAI sepanjang 2022 bisa lebih tinggi dari perolehan 2021.
Selain ekspor CPO yang sudah kembali normal, membaiknya perekonomian berdampak pada bertambahnya volume barang yang diangkut KAI.
“Volume angkutan barang di Sumut tren meningkat karena potensinya memang masih cukup besar,” ujarnya, dilansir dari SuaraSumut.id, Selasa (5/7/2022).
Mahendro mengatakan, barang terbanyak yang diangkut berupa CPO dan karet. Selain itu, bahan bakar minyak (BBM) dan barang hantaran penumpang (BHP).
“KAI terus meningkatkan layanan agar kepercayaan masyarakat jasa kereta api juga semakin besar,” tandas Mahendro. [KM-07]















