MEDAN, KabarMedan.com | Rumah Zakat menggelar Roadshow Gelombang Wakaf dengan tema “Investasi Wakaf, Ke Surga Bersama Keluarga”.
Acara yang berlangsung di Le Polonia Hotel & Convention Medan ini, dihadiri sekitar 200 orang masyarakat.
Dewan Pembina Rumah Zakat, Yayan Somantri mengatakan, gerakan gelombang wakaf ini dilatarbelakangi minimnya edukasi wakaf di masyarakat. Padahal, katanya, potensi wakaf di Indonesia cukup besar.
“Masyarakat hanya mengenal wakaf dalam bentuk harta tidak bergerak berupa wakaf tanah dan bangunan. Padahal, wakaf bisa berbentuk uang, emas, mobil, dan barang lainnya,” katanya.
Ia menjelaskan, jika wakaf dikelola dengan baik oleh lembaga maka dapat produktif dan dapat mensejahterakan masyarakat.
“Kita berharap kegiatan ini dapat memberikan edukasi mengenai investasi akhirat dengan berwakaf,” ujarnya.
Kepala Perwakilan Rumah Zakat Sumatera Utara, M Yunus Azis mengaku, saat ini ada dua donatur yang telah menyiapkan tanahnya untuk wakaf dan dikelola Rumah Zakat.
“Salah satu wakaf ini rencananya akan dibangunkan sekolah baru untuk SD Juara, karena selama ini kita masih menumpang,” jelasnya.
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekda Provsu Syafrudin mengatakan, wakaf merupakan salah satu sumber kekuatan islam yang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan pembangunan dan kesejahteraan islam.
“Kehadiran UU RI No 41 Tahun 2004 tentang wakaf yang diikuti dengan Peraturan Pemerintah No 42 Tahun 2006 tentang pelaksanaannya, merupakan momentum agar masyarakat mewakafkan hartanya secara optimal,” cetusnya.
Ia menilai, kegiatan ini sangat tepat terutama bila dilihat dari sisi manfaatnya.
“Kegiatan ini dalam rangka mendorong masyarakat untuk mewakafkan harta bendanya sebagai salah satu bentuk ibadah, sekaligus memberdayakan wakaf secara produktif untuk pengembangan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. [KM-03]














