Greysia Polii/Apriyani Rahayu Sumbang Medali Emas Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo

MEDAN, KabarMedan.com | Berita gembira datang dari Olimpiade Tokyo 2021, Indonesia berhasil membawa medali emas pertama dari hasil final ganda putri bulutangkis di perhelatan olahraga tersebut, Senin (2/8/2021).

Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas setelah berhasil mengalahkan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dua set langsung, yakni 21-19 dan 21-15.

Sempat ketinggalan di angka pertama, keduanya berhasil membalikkan keadaan setelah dua drop shot Greysia jatuh ke bidang permainan lawan. Keunggulan terus diraih akibat kelihaian keduanya dalam menempatkan bola.

Poin keunggulan sempat menyempit hingga ke poin seri 11-11, namun Greysia/Apriyani kembali merebut poin unggul menjadi 13-11 dan terus bertambah.

Baca Juga:  PSMS Medan Akan Ambil Bagian di Piala Presiden 2026

Pertarungan yang begitu sengit kembali terjadi saat poin barada pada angka 19-18, kemudain keduanya berhasil mengakhiri gim pertama dengan skor 21-19.

Tak jauh berbeda, gim kedua dimulai dengan reli panjang sebelum akhirnya Apriyani mencetak poin 1-0 untuk Indonesia. Sempat berubah 1-1, Greysia/Apriyani kembali merebut keunggulan usai netting Chen/Jia menyangkut di net dan smash Apriyani meluncur telah ke daerah lawan.

Paruh pertama gim kedua dimenangkan oleh Greysia/Apriyani. Setelah jeda, keduanya kembali memberikan tekanan luar biasa pada lawan hingga menambah keunggulan menjadi 12-8.

Baca Juga:  PSMS Medan Akan Ambil Bagian di Piala Presiden 2026

Pukulan dari Greysia/Apriyani semakin tak bisa diantisipasi. Meskipun sempat kehilangan beberapa poin, keduanya berhasil mengakhiri gim kedua dengan skor 21-15.

Atas prestasi tersebut keduanya berhak mendapatkan bonus hingga 5 miliar. Hal ini disampaikan langsung Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto dalam keterangan resminya.

“Meraih prestasi itu tidak mudah. Perunggu atau perak saja sudah sulit, apalagi emas. Jadi bonusnya tak akan lepas dari nilai Rp 5 miliar itu. Bahkan biasanya diberikan sebelum keringat atlet kering, nggak menunggu lama-lama,” ujarnya. [KM-06]